Share

10 Smartphone dengan Radiasi Tertinggi, Mayoritas Merek Ternama

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 11 April 2022 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 57 2576682 10-smartphone-dengan-radiasi-tertinggi-mayoritas-merek-ternama-5u0aiwQmSb.jpg 10 smartphone dengan radiasi tertinggi, mayoritas merek ternama (Foto: News Text Area)

JAKARTA - Bukan rahasia lagi jika smartphone bisa memancarkan radiasi. Setiap smartphone memiliki tingkat radiasi yang berbeda, jika terlalu tinggi maka dapat membahayakan kesehatan penggunanya.

Dilansir dari Gizchina, Senin (11/4/2022), hasil penelitian analis BanklessTimes memuat daftar smartphone yang memiliki tingkat radiasi paling tinggi.

Menariknya, dari 10 besar perangkat dengan radiasi tinggi, sebagian besarnya diisi oleh merek-merek ternama. Paparan radiasi smartphone Google Pixel dan Sony Xperia termasuk di antara yang tertinggi.

Namun, keduanya bukanlah penyandang gelar smartphone dengan radiasi terburuk. Peringkat pertama smartphone dengan tingkat radiasi tertinggi diraih Motorola Edge dengan tingkat radiasi1,79 W/kg.

Sementara, posisi kedua dan ketiga adalah ZTE Axon 11 5G dengan tingkat radiasi 1,59 W/kg dan OnePlus 6T dengan 1,55 W/kg.

Sedikit lebih rendah tingkat radiasinya adalah adalah Sony Xperia XA2 Plus, Google Pixel 3XL dan Google Pixel 4a, OPPO Reno5 5G, Sony Xperia XZ1 Compact, Google Pixel 3, dan One Plus 6.

Untuk tingkat radiasinya bisa dilihat di tabel berikut ini.

Radiasi Smartphone

Perlu diketahui, radiasi smartphone dapat memberikan dampak pada tubuh. Ini diukur dalam Tingkat penyerapan spesifik (SAR) yang merupakan ukuran tingkat di mana energi diserap per satuan massa oleh tubuh saat terkena frekuensi radio.

Batas SAR di berbagai negara di dunia, smartphone dengan radiasi dari 1,6 W/kg hingga 2,0 W/kg masih diterima. Misalnya, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) telah menetapkan tingkat SAR maksimum 1,6 W/kg.

Dengan memerhatikan parameter ini, dari 10 besar, hanya Motorola Edge yang melebihi batas radiasi.

Tingkat radiasi yang tinggi ini disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya usia perangkat, antena pemancar, dan juga jarak smartphone dengan menara pemancar.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini