Share

Tebar Kebaikan Lewat Konten di Media Sosial Ala Kreator Dakwah

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 54 2582075 tebar-kebaikan-lewat-konten-di-media-sosial-ala-kreator-dakwah-ZiLBOauTMm.jpeg Tebar kebaikan lewat konten di media sosial ala kreator dakwah (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Membuat konten di media sosial memang tidak bisa dibatasi oleh kategori tertentu, termasuk salah satunya terkait dakwah yang membahas agama. Apalagi, selama Ramadan yang manjadi masa puncak para kreator dakwah.

Salah satu kreator dakwah yang pernah belajar di Content Academy, Bagas Ihsanul Ulam pun juga menyebutkan harus bisa selalu kreatif dan menentukan niche dalam membuat konten di media sosial. Jangan sampai area audiensnya terlalu lebar sehingga tidak menjangkau ke orang yang membutuhkan konten kita.

“Saya awalnya bikin konten ikut isu yang lagi ramai aja, misalnya waktu itu lagi ramai tentang hijab, saya ikut bikin konten tentang hijab. Namun jumlah followers saya stuck di angka 5000, baru deh setelah itu saya riset dan mulai coba upload dengan konten yang lain. Termasuk tentang tahajud yang ramai sekali audiensnya.” ucap Bagas.

Selain itu, Bagas juga merasa salah ketika awal membuat konten seputar dakwah. Awalnya Bagas hanya mengejar jumlah followers, sampai dia mengganti mindsetnya dalam membuat konten.

“Saya lihat teman-teman dari kelas IG Hack, baru bikin konten 3 bulan, udah punya follower 10k semua, udah growth lebih banyak daripada saya. Setelah aku teliti lagi, aku ubah mindset, aku bikin konten untuk berbagi ilmu menebar kebaikan, syukur-syukur kalau ada yang liat dan follow. Alhamdulillah hasilnya ya seperti sekarang ini.” tambah Bagas.

Kembali lagi, Bagas menilai alasannya untuk membuat konten dakwah di media sosial adalah karena latar belakangnya yang pesantren. Bagi Bagas, membuat konten dakwah juga menjadi sarana berbagi ilmu dan menebar kebaikan.

“Saya kan latar belakangnya pesantren ya mas, bagi aku, kita ini adalah dai sebelum menjadi sesuatu. Nah harapan dari pemimpin pesantren adalah orang-orang baik yang ada di pesantren ini bisa menyiarkan syiar islam, istilahnya bisa menjadi ladang dakwah juga lah.” tutup Bagas.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini