Share

Rencana Elon Musk Rombak Twitter Bocor di Dunia Maya, Ini Terobosannya

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 57 2591084 rencana-elon-musk-rombak-twitter-bocor-di-dunia-maya-ini-terobosannya-Y6iF3Pu1yG.jpg Rencana Elon Musk rombak Twitter bocor di dunia maya, ini terobosannya (Foto: UnliHow)

JAKARTA - Rencana Elon Musk merombak Twitter telah bocor dan beredar di dunia maya. Meskipun belum diumumkan secara resmi, pemilik baru media sosial ini disebut akan melakukan terobosan besar.

Disadur dari Engadget, Senin (9/5/2022), bocoran ini telah dibagikan oleh New York Times, yang disebut sebagai trobosan "tidak masuk akal". Trobosan Musk inim tertuang dalam salinan presentasi yang baru saja digunakan Musk untuk menggaet para investor.

Salinan presentasi mengungkap, Musk ingin meningkatkan jumlah pengguna bulanan Twitter dari 217 juta pada akhir 2021 menjadi hampir 600 juta pada 2025.

Salah satu orang terkaya di dunia itu, ingin melipat gandakan jumlah pengguna bulanan menjadi 931 juta pengguna pada 2028. Itu lebih dari empat kali lipat pengguna bulanannya dalam enam tahun ke depan.

Musk juga punya target memiliki 104 juta pelanggan berbayar untuk layanan yang hanya disebut sebagai X. Meskipun tidak ada detail tentang produk X, tetapi Musk secara samar mengisyaratkan pengalaman Twitter berbayar bebas iklan.

Berbicara tentang layanan Twitter berbayar, dek pitch Musk memiliki banyak detail tentang beberapa tujuan pendapatan yang ambisius juga. Dia percaya bahwa Twitter dapat melipatgandakan pendapatan tahunannya menjadi $26,4 miliar pada tahun 2028.

Kemudian, dirinya juga ingin mendiversifikasi cara Twitter menghasilkan uang secara signifikan. Saat ini, iklan menyumbang sekitar 90 persen dari pendapatan Twitter, Musk ingin memangkasnya menjadi sekitar 45 persen pada tahun 2028.

Perkiraannya, akan mencakup pendapatan iklan sebesar $12 miliar dan pendapatan langganan sebesar $10 miliar.

Supaya bisa menggapai target ini, Twitter jelas membutuhkan lebih banyak pengguna berbayar. Musk memperkirakan 69 juta pengguna Twitter Blue pada tahun 2025 dan 159 juta pada tahun 2028.

Twitter Blue sendiri, merupakan layanan bertarif $3 per bulan yang diluncurkan di AS pada November 2021, dan menawarkan fasilitas seperti artikel berita bebas iklan, kemampuan untuk membatalkan pengiriman tweet, dan beberapa basa-basi kecil lainnya.

Di antara produk misterius X dan Twitter Blue, Musk jelas sangat berfokus untuk membuat pengguna beralih mengakses Twitter berbayar.

Akhirnya, Musk melihat Twitter membuat beberapa langkah di ruang pembayaran juga. Dia ingin perusahaan menghasilkan pendapatan sederhana sebesar $15 juta dari bisnis pembayaran pada tahun 2023, dengan jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar $1,3 miliar pada tahun 2028.

Menggandakan pengguna dan melipatgandakan pendapatan adalah target yang cukup menantang bagi Twitter. Dari sini, bisa dilihat bahwa Musk jelas tidak ingin menghabiskan $44 miliar untuk membeli Twitter tanpa melakukan gebrakan apapun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini