Share

Krisis Iklim Ancam Kelangsungan Hidup Kaktus Saguaro

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 56 2597262 krisis-iklim-ancam-kelangsungan-hidup-kaktus-saguaro-Sv5BWNNeGV.jpg Krisis iklim ancam kelangsungan hidup kaktus saguaro (Foto: Cloneroom)

JAKARTA - Reproduksi kaktus saguaro telah menemui jalan buntu dalam dekade terakhir, tumbuhan ini dinilai mengalami stres dan telah menghalangi mereka untuk bisa bertahan hidup hingga dewasa.

Dilansir dari Newsy, Jumat (20/5/2022), setiap musim semi kaktus saguaro yang ikonik menjulang di beberapa bagian Arizona, Amerika Serikat.

Tumbuhan raksasa berduri ini, hidup di gurun Sonora yang terpencil, meliputi Arizona selatan dan Meksiko utara, tetapi kini kelangsungan hidupnya mungkin dalam bahaya.

Ahli ekologi penelitian di United States Geological Survey, Daniel Winkler mengatakan, dia khawatir tentang masa depan kaktus tersebut, menggambarkan di masa depan hanya akan sidikit tipe saguaros yang dapat bertahan atau musnah sama sekali.

"Tingkat perubahan iklim telah melampaui titik kritis ekologi yang tidak kita pahami," kata Winkler.

National Weather Service mencatat, 2020 sebagai tahun terkering di Tuscon, Arizona, di mana merupakan rumah bagi kaktus tersebut di Taman Nasional Saguaro.

Pada tahun yang sama, Agustus mengambil gelar sebagai bulan terpanas dengan rekor 92 derajat, dan diperkirakan akan lebih panas dari biasanya di tahun ini.

"Saguaros telah berevolusi untuk menghadapi kondisi gurun yang khas atau bertahan selama berhari-hari di atas 100 derajat atau lebih. Apa yang kami tidak benar-benar mengerti adalah apakah mereka dapat mentolerir suhu 100 derajat lebih setiap hari seperti yang kita lihat," ujarnya.

Winkler menyampaikan, kekeringan jangka panjang yang parah yang dialami sebagian besar wilayah di barat daya selama beberapa dekade terakhir juga berdampak negatif pada populasi saguaro, terutama di taman nasional.

"Apa yang kami lihat adalah jumlah individu muda baru yang ada dalam populasi secara dramatis menurun dari tingkat historisnya," ungkap dia.

Sensus saguaro tahun 2020 menemukan, antara tahun 1990 dan 2020 jumlah saguaro di taman nasional hampir dua kali lipat menjadi 2 juta, tetapi pada tahun 2010 spesies tersebut mulai menurun, dan mereka hanya mendeteksi sedikit peningkatan.

Dia menyatakan, dalam penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres mencegah tanaman bertahan hidup hingga dewasa. Sedangkan, cuaca hanyalah salah satu komponen yang membahayakan spesies kaktus

Pada tahun 2020, kebakaran Bighorn di Arizona menghanguskan hampir 120 hektar lahan dan menghancurkan ratusan kaktus saguaro.

"Kami mengetahui setidaknya ada 200 atau lebih spesies tumbuhan dan hewan lain yang sepenuhnya bergantung pada keberadaan saguaro untuk kelangsungan hidup mereka sendiri," paparnya.

Seorang ilmuwan peneliti di Desert Botanical Garden, Tania Hernandez, menerangkan bahwa semua indikasi kondisi buruk kaktus saguaro dipengaruhi krisis iklim, tetapi dia menduga penyakit dan polusi dari manusia juga mungkin berperan.

"Kami tidak mengerti apakah itu proses alami atau tidak. Kaktus mengalami kerusakan parah di batang, ini mungkin karena dua kemungkinan, cuaca ekstrim dan sinar matahari," tegas Hernandez.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini