Share

Google Mengaku Bangkrut Setelah Terkena Sanksi Rekening Bank Dibekukan

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 57 2597176 google-mengaku-bangkrut-setelah-terkena-sanksi-rekening-bank-dibekukan-gjMM4DcHjF.jpg Google mengaku bangkrut setelah terkena sanksi rekening bank dibekukan (Foto: Reuters)

JAKARTA - Divisi Google Rusia mengaku bangkrut setelah terkena sanksi, di mana otoritas setempat membekukan rekening bank perusahaan dan menyebabkan segala transaksi terhambat.

Dilansir dari Engadget, Jumat (20/5/2022), dalam keterangannya kepada Reuters, juru bicara Google mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memenuhi kewajiban keuangan perusahaan, termasuk membayar gaji karyawan.

"Telah membuat kantor kami di Rusia tidak dapat berfungsi, termasuk mempekerjakan dan membayar karyawan yang berbasis di Rusia, membayar pemasok dan vendor," ujarnya.

Penyitaan rekening bank Google Rusia oleh otoritas setempat sendiri, tampaknya masih berhubungan dengan apa yang dilakukan Google terhadap Rusia.

Diketahui, raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini terus bersikap keras terhadap Rusia dengan menangguhkan sebagian besar aktivitas komersialnya di sana.

Apa yang dilakukan Rusia bisa dibilang merupakan sebuah tamparan balik atas apa yang dilakukan Google, yang disebut sebagai gerakan untuk mengecam invasi Rusia ke Ukraina.

Serangan Rusia kepada Google sebenarnya bukanlah yang pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu mendenda google sekitar 82 ribu dolar AS.

Hal ini, dilakukan Rusia karena Google disebut gagal menghapus ribuan konten yang dianggap ilegal. Denda tersebut, dijatuhlan Rusia pada Mei 2021 lalu.

Selain itu, Rusia juga pernah mendenda Google sebesar 98 dolar AS juta pada Desember 2021 karena alasan yang sama. Itu diperkirakan sekitar 5,7 persen dari omset Google di Rusia pada tahun yang sama.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini