Share

Asteroid Raksasa Berdiameter 1,8 km Dekati Bumi, NASA Sebut Berbahaya

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 56 2598724 asteroid-raksasa-berdiameter-1-8-km-dekati-bumi-nasa-sebut-berbahaya-IDuEaogmef.jpg Asteroid raksasa berdiameter 1,8 km dekati Bumi, NASA sebut berbahaya (Foto: iStock)

JAKARTA - NASA Center for Near Earth Object Studies (CNEOS) mengumumkan, sebuah asteroid raksasa empat kali ukuran Empire State Building akan mendekati Bumi pada 27 Mei 2022.

Disadur dari Live Science, Senin (23/5/2022), asteroid itu bernama 7335 (1989 JA), keberadaannya diprediksi 4 juta kilometer atau hampir 10 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.

Namun, mengingat ukuran batu luar angkasa yang sangat besar, yakni berdiameter 1,8 km dan relatif dekat dengan Bumi, NASA telah mengklasifikasikan asteroid itu sebagai "berpotensi berbahaya."

Artinya, 7335 (1989 JA) dapat mengakibatkan kerusakan besar pada Bumi jika jalur orbitnya mengalami perubahan dan batu itu menghantam Bumi.

Menurut NASA, 7335 (1989 JA) adalah asteroid terbesar yang akan melakukan pendekatan dekat ke Bumi tahun ini.

Para ilmuwan memperkirakan, asteroid itu bergerak dengan kecepatan sekitar 76 ribu km/jam, atau 20 kali lebih cepat dari peluru yang melaju kencang.

Asteroid itu, tidak akan mendekati Bumi lagi sampai 23 Juni 2055, ketika ia akan mengorbit lebih jauh, atau dalam jarak sekitar 70 kali jarak antara Bumi dan Bulan.

Diketahui, Asteroid ini adalah salah satu dari lebih dari 29 ribu objek dekat Bumi (NEO) yang dilacak NASA setiap tahun.

Menurut NASA, NEO mengacu pada objek astronomi apa pun yang melintas dalam jarak sekitar 48 juta km dari orbit Bumi.

Sebagian besar benda-benda ini sangat kecil, dan 7335 (1989 JA) berukuran lebih besar dari sekitar 99 persen NEO yang diamati NASA.

Kemudian, 7335 (1989 JA) juga masuk ke dalam kelas asteroid yang disebut kelas Apollo, di mana mengacu pada asteroid yang mengorbit Matahari sambil secara berkala melintasi orbit Bumi.

Sementara itu, para astronom mengetahui ada sekitar 15 ribu asteroid semacam itu.

NASA sendiri, telah memantau NEO seperti ini dengan cermat, dan baru-baru ini meluncurkan misi untuk menguji apakah asteroid yang berpotensi berbahaya suatu hari nanti dapat dibelokkan dari jalur tabrakan dengan Bumi.

Pada November 2021, NASA meluncurkan pesawat luar angkasa yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART), yang akan bertabrakan langsung dengan asteroid Dimorphos selebar 160 meter pada musim gugur 2022.

Tabrakan itu, tidak akan menghancurkan asteroid , tetapi mungkin sedikit mengubah jalur orbitnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini