Share

Mengenal Fenomena Perigee, Disebut Penyebab Banjir Rob di Pantura

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 56 2599391 mengenal-fenomena-perigee-disebut-penyebab-banjir-rob-di-pantura-jF8ga6nNEE.jpg Mengenal fenomena perigee, disebut penyebab banjir rob di Pantura (Foto: NASA)

JAKARTA - Mengenal fenomena perigee perlu diketahui semua orang, sebab ketika terjadi dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut.

Dirangkum situs LAPAN, Selasa (24/5/2022), fenomena perigee merupakan kondisi di mana Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi.

Bulan sendiri, bisa berada di titik terdekat atau terjauh dari Bumi karena lintasan peredaran Bulan mengelilingi Bumi tidak berbentuk lingkaran sempurna, tetapi elips.

Jika fenomena astronomis ini berlangsung, diameter Bulan bakal tampak lebih besar dari biasanya jika dilihat dari Bumi, dan memilki dampak terhadap planet ini.

Misalnya, berdampak pada pasang surut air laut yang disebabkan oleh munculnya tarikan gravitasi Bulan yang lebih kuat dari biasanya.

Banjir Rob juga bisa dibilang terjadi karena fenomena perigee, tetapi ini bukanlah satu-satunya penyebab tunggal. Bagaimanpun peristiwa banjir rob tetap kompleks.

Contohnya, ia sangat mungkin terjadi karena gelombang laut yang memang sedang tinggi-tingginya, serta faktor penurunan permukaan tanah suatu wilayah.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ada beberapa alasan banjir rob yang terjadi di pantai utara (Pantura) Jawa.

“Terjadinya banjir rob ini diakibatkan adanya fase bulan purnama yang bersamaan dengan Perigee. Sehingga, berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan,” ungkap Kepala Pusat Meteorologi Maritim, Eko Prasetyo dikutip dari keterangan resminya, Selasa (24/5/2022).

Dia melanjutkan, selain kondisi Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi), gelombang tinggi juga menjadi penyebab banjir pesisir atau rob di pantai utara (Pantura) Jawa.

BMKG mencatat kondisi banjir pesisir atau rob ini terjadi di pesisir Pantai Tegal, Wonokerto-Pekalongan, Pantai Sari-Pekalongan, Pantai Batang, Pantai Tawang Kendal, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jalan Raya Genuk Semarang-Demak, Pantai Karang tengah Demak, Pantai Rembang dan pesisir Jawa Timur.

Selain itu, faktor curah hujan serta gelombang tinggi di wilayah Laut Jawa hingga mencapai 2.5 meter juga memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan banjir rob di wilayah Pantura.

“Selain faktor curah hujan di beberapa wilayah, gelombang tinggi di Laut Jawa yang mencapai 1.25 - 2.5 m juga memberikan dampak terhadap peningkatan banjir rob di wilayah tersebut,” kata Eko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini