Share

200 Tahun Lagi Manusia Bisa Jadi Spesies yang Hidup di Planet Lain

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 56 2599505 200-tahun-lagi-manusia-bisa-jadi-spesies-yang-hidup-di-planet-lain-kPxN4RaznV.jpg 200 tahun lagi manusia bisa jadi spesies yang hidup di planet lain (Foto: SETI Institute)

JAKARTA - Manusia dinilai sedang menghadapi momen penting dalam sejarah peradaban, misalnya dalam mewujudkan impian untuk bisa dihidup di planet lain.

Dilansir dari Live Science, Selasa (24/5/2022), penelitian terbaru berpendapat bahwa manusia dapat menjadi spesies antarplanet dalam tempo 200 tahun lagi.

"Bumi adalah titik kecil yang dikelilingi kegelapan. Pemahaman kita saat ini tentang fisika memberi tahu kita bahwa kita terjebak di batu kecil ini dengan sumber daya terbatas," kata penulis utama studi, Jonathan Jiang, dari Jet Propulsion Laboratory NASA.

Jiang mengatakan, agar manusia dapat meninggalkan Bumi selamanya, perlu secara drastis meningkatkan penggunaan energi nuklir dan terbarukan, secara bersamaan melindungi sumber energi tersebut agar tidak digunakan untuk tujuan jahat.

Menurut penelitian tersebut, beberapa dekade ke depan akan terbukti, jika umat manusia dapat dengan aman beralih dari bahan bakar fosil, itu mungkin akan berhasil.

Skala Kardashev

Pada 1964 silam, astronom soviet Nikolai Kardashev mengusulkan skema pengukuran, yang kemudian dimodifikasi oleh Carl Sagan, untuk memperkirakan kemampuan memanfaatkan teknologi.

Semuanya bermuara pada energi, dan seberapa banyak yang dapat dimanfaatkan sebuah spesies untuk tujuannya sendiri, misalnya untuk menjelajahi alam semesta.

Perkiraan sebuah peradaban Kardashev Tipe I, misalnya, spesies di dalamnya dapat menggunakan semua energi yang tersedia di planet asalnya, termasuk semua sumber energi di dalam tanah, seperti bahan bakar fosil dan bahan yang dapat digunakan untuk fisi nuklir, serta semua energi jatuh ke planetnya dari bintang induknya.

Perkiraan peradaban tipe II, spesies yang ada mampu mengkonsumsi 10 kali jumlah energi, dan mampu mengeksploitasi seluruh keluaran energi dari satu bintang.

Sedangkan, spesies di tipe III dapat melangkah lebih jauh dan menggunakan sebagian besar energi di seluruh galaksi.

Saat ini, manusia diklasifikasikan di bawah ambang Tipe I, tetapi konsumsi energi tumbuh setiap tahun. Lebih banyak orang menggunakan lebih banyak daya per kapita.

Namun, konsumsi daya itu ada harganya, yaitu ancaman terhadap biosfer Bumi dari pelepasan karbon dan polutan, dan risiko yang ditimbulkan oleh kemampuan untuk menggunakan sarana penyimpanan dan pengiriman energi yang kuat untuk tujuan destruktif, tujuan tertentu seperti bom nuklir.

Tahapan Manusia Mampu Tinggal di Planet Lain

Jiang dan timnya mengeksplorasi cara terbaik untuk mencapai status Tipe I dalam makalah yang diunggah pada bulan April ke server pracetak jurnal arXiv .

Singkatnya, umat manusia harus dengan cepat mengalihkan pasokan energi fosil ke opsi nuklir dan terbarukan, sebab akan melakukan terlalu banyak kerusakan pada biosfer untuk terus mendaki skala Kardashev tanpa beralih.

Studi ini, juga mengasumsikan pertumbuhan tahunan 2,5 persen dalam penggunaan energi terbarukan dan nuklir, serta menemukan bahwa dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, bentuk-bentuk penggunaan energi tersebut akan terus menggantikan bahan bakar fosil.

Sumber energi nuklir dan terbarukan memiliki potensi kemampuan untuk terus tumbuh dalam output tanpa membebani biosfer lebih lanjut, dan jika manusia melanjutkan pada tingkat konsumsi saat ini, manusia akan mencapai status Tipe I pada tahun 2371.

Jiang mengakui, perhitungannya mencakup banyak asumsi, dan ketidakpastian perkiraan itu mungkin sekitar 100 tahun. Perhitungan harus mengasumsikan bahwa manusia akan mengidentifikasi cara yang aman untuk menangani limbah nuklir, dan peningkatan kemampuan untuk memanfaatkan energi tidak akan menyebabkan bencana.

Namun, jika manusia dapat mempertahankan arah ini, manusia dapat mengatur panggung untuk berpotensi melindungi spesies bagi generasi yang akan datang dalam beberapa ratus tahun ke depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini