Share

Pengertian Flowchart, Fungsi, Jenis, Contoh, hingga Cara Membuatnya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 54 2607186 pengertian-flowchart-fungsi-jenis-contoh-hingga-cara-membuatnya-iveGbjBbZw.jpg Pengertian flowchart, fungsi, jenis, contoh, hingga cara membuatnya (Foto: Unsplash)

JAKARTA - Pengertian flowchart, fungsi, jenis, contoh, hingga cara bacanya mungkin jarang diketahui oleh banyak orang. Guna memahaminya, silakan baca tuntas artikel kali ini.

Dirangkum dari berbagai sumber, flowchart adalah jenis diagram yang mewakili proses menggunakan simbol yang berbeda, berisi informasi tentang langkah-langkah atau urutan peristiwa.

Masing-masing simbol ini, dihubungkan dengan panah untuk menggambarkan arah aliran proses.

Mengenai simbol-simbol tersebut, masing-masing memiliki makna yang berbeda untuk menjelaskan setiap alur atau langkah yang dilakukan.

Adapun flowchart bisa dibuat melalui beberapa software atau aplikasi, seperti Microsoft Office Word, Microsoft Office Power Point, atau beberapa situs khusus pembuat flowchart, misalnya Lucidchart atau Creatly.

Diketahui, sedikitnya ada tujuh fungsi dari flowchart, berikut penjabarannya:

1. Membantu pemahaman tentang hubungan di antara langkah-langkah proses yang berbeda

2. Mengumpulkan data tentang proses tertentu

3. Membantu pengambilan keputusan

4. Mengukur kinerja suatu proses

5. Menggambarkan struktur suatu proses

6. Melacak aliran proses

7. Menyoroti langkah-langkah penting dan 9. Menghilangkan langkah-langkah yang tidak perlu

Sedangkan, ada empat jenis utama flowchart, yakni flowchart dokumen, flowchart sistem, flowchart data, dan flowchart program.

Jika ingin menggambar flowchart dan melibatkan banyak pihak, Anda dapat mengelompokkannya menggunakan swimlanes.

Swimlanes adalah teknik yang ampuh untuk meningkatkan keterbacaan diagram alur Anda, sehingga harus menggunakannya sesuai dengan situasinya.

Kendati Anda bisa mulai menggambar flowchart dari nol, tetapi jauh lebih mudah menggunakan template.

Sebab, template membantu Anda mengurangi kesalahan dan mengingatkan Anda tentang praktik terbaik yang harus diikuti.

Andai Anda ingin menggunakan template yang sudah jadi, buka bagian contoh diagram alur dan klik diagram alur yang paling sesuai untuk Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini