Share

Nasib Ribuan Bilik Telepon Umum Telah Ditentukan

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Kamis 09 Juni 2022 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 54 2608482 nasib-ribuan-bilik-telepon-umum-telah-ditentukan-SN0UUm8cYC.JPG Nasib ribuan bilik telepon umum telah ditentukan (Foto: Getty Images)

JAKARTA - Regulator telekomunikasi Inggris mengatakan, akan menghentikan langkah British Telecom (BT) yang menutup bilik telepon umum di pedesaan dengan sinyal buruk.

Dilansir dari BBC, Kamis (9/6/2022), Office of Communications (Ofcom) memperkirakan setidaknya ada 1.400 bilik telepon umum di daerah tanpa jangkauan sinyal seluler yang baik.

Angka tersebut, lebih rendah dari perkiraan semula bahwa 5.000 bilik telepon umum bakal dilindungi oleh aturan baru.

Namun, tidak jelas berapa banyak bilik telepon yang akan dilindungi karena alasan lain.

Ofcom menyampaikan, pihaknya akan melindungi bilik telepon umum di daerah dengan frekuensi tinggi kecelakaan atau bunuh diri, atau di mana panggilan sering dilakukan ke layanan seperti Childline.

Dikatakan 25.000 panggilan dilakukan ke Childline pada tahun ini hingga Mei 2020, dan 20.000 ke Samaria.

Sementara itu, bilik telepon digunakan untuk melakukan hampir 150.000 panggilan ke layanan darurat pada periode yang sama.

Bilik telepon umum bakal dipertahankan jika memenuhi salah satu kriteria berikut:

- Terletak di area yang tidak tercakup oleh jaringan seluler,

- Terletak di daerah dengan banyak kecelakaan atau bunuh diri,

- 52 panggilan telah dibuat oleh bilik telepon selama 12 bulan terakhir,

- Bisa berfungsi untuk layanan penting, seperti digunakan untuk melakukan panggilan ke Childline atau Samaria.

Selama beberapa tahun terakhir, BT telah menonaktifkan telepon umum yang tidak digunakan.

Daerah setempat memiliki pilihan untuk membelinya, dan menggunakannya untuk tujuan lain.

Ofcom mengungkapkan, lebih dari 6.000 bekas bilik telepon telah dijual dan diadaptasi dengan cara lain, seperti menjadi perpustakaan lokal atau defibrillator.

"Bilik telepon masih dapat berfungsi sebagai saluran vital, mungkin untuk menelepon saluran bantuan atau layanan darurat, ketika tidak ada pilihan lain yang tersedia," ujar Direktur Konektivitas Ofcom, Selina Chadha.

"Aturan baru kami akan memastikan bahwa ribuan bilik telepon akan dilindungi selama dibutuhkan," tegas Chadha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini