Share

Meteor Hantam Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA, Bagaimana Nasibnya?

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 10 Juni 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 56 2609256 meteor-hantam-teleskop-luar-angkasa-james-webb-nasa-bagaimana-nasibnya-1YBLnDOV3h.jpg Meteor hantam teleskop luar angkasa James Webb NASA, bagaimana nasibnya? (Foto: NASA)

JAKARTA - Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) milik NASA dilaporkan telah dihantam oleh meteor belum lama ini, lalu bagaimana nasibnya?

Disadur dari New Scienctist, Jumat (10/6/2022), sebuah mikrometeoroid menghantam salah satu cermin utama teleskop antara 23 dan 25 Mei silam.

Namun, tim NASA yang mengoperasikannya tidak memperkirakan dampaknya akan mempengaruhi data observatorium secara signifikan.

JWST diluncurkan pada akhir 2021 dan mencapai orbit permanennya pada Januari. Sejak itu, tim teknik telah mempersiapkan instrumen teleskop untuk observasi sains.

Bagian observatorium yang paling halus dan rentan adalah cermin utamanya, yang terdiri dari 18 cermin heksagonal yang lebih kecil yang dilapisi emas.

Tata surya penuh dengan mikrometeoroid, sebagian besar seukuran sebutir debu, jadi salah satunya menabrak JWST dan ini tidak terduga.

Cermin ini sendiri, dirancang untuk menahan benturan kecil dan diuji sebelum pesawat ruang angkasa diluncurkan.

Namun, salah satu yang menabrak teleskop pada bulan Mei lebih besar dari apa pun yang diuji atau disimulasikan oleh tim NASA di darat, dan karena itu bukan bagian dari hujan meteor, tidak ada yang memperkirakannya.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

Jika mereka melakukannya, operator teleskop akan dapat memutarnya untuk menghindari benturan langsung.

“Sejak diluncurkan, kami memiliki empat serangan mikrometeoroid yang lebih kecil dan terukur serta konsisten, dan yang ini baru-baru ini lebih besar dari perkiraan prediksi degradasi kami,” kata anggota tim JWST Lee Feinberg di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.

“Kami akan menggunakan data penerbangan ini untuk memperbarui analisis kinerja kami dari waktu ke waktu dan juga mengembangkan pendekatan operasional untuk memastikan kami memaksimalkan kinerja pencitraan Webb sebaik mungkin selama bertahun-tahun yang akan datang,” ujar Feinberg.

Sementara efek dampak pada data cukup signifikan untuk dapat dideteksi, tim observatorium menemukan bahwa gambar masa depan teleskop tidak akan terdegradasi terlalu buruk.

Untuk saat ini, JWST masih berkinerja jauh di atas tingkat yang diperlukan untuk pengamatan ilmiah yang direncanakan, termasuk pengamatan alam semesta dan galaksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini