Share

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Predator Darat Terbesar

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Sabtu 11 Juni 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 56 2609640 ilmuwan-temukan-dinosaurus-predator-darat-terbesar-mJEqUvZMsa.jpg Ilmuwan temukan dinosaurus predator darat terbesar (Foto: Sky News)

JAKARTA - Fosil milik dinosaurus spinosaurid berkaki dua, berwajah seperti buaya, baru saja ditemukan di pantai berbatu di Isle of Wight, Inggris.

Menurut para ilmuwan, makhluk yang hidup 125 juta tahun lalu itu, mungkin menjadi dinosaurus pemakan daging terbesar daripada dinosaurus asal Eropa lainnya.

Fosil itu, telah dianalisis oleh para ilmuwan dari University of Southampton.

Mahasiswa PhD Chris Barker mengatakan, dinosaurus ini adalah hewan besar yang panjangnya melebihi 10 meter dan mungkin beberapa ton beratnya.

"Dilihat dari beberapa dimensi, tampaknya mewakili salah satu dinosaurus predator terbesar yang pernah ditemukan di Eropa - bahkan mungkin yang terbesar yang pernah diketahui," ucap Chris Barker, dikutip dari Sky News, Sabtu (11/6/2022).

Tulang-tulang itu, ditemukan oleh pemburu dinosaurus Nick Chase, di dekat Compton Chine di pantai barat daya pulau tersebut, dan sekarang dipajang di Museum Pulau Dinosaurus di Sandown.

Penemuan tersebut, meliputi tulang punggung, pinggul dan ekor, dan juga beberapa fragmen anggota badan, tetapi tidak ditemukan tengkorak atau gigi.

Para ilmuwan berpendapat bahwa tanda pada tulang, termasuk terowongan kecil yang dibuat menjadi gumpalan panggul, menunjukkan tubuh dinosaurus raksasa itu akan diambil oleh pemakan bangkai dan serangga pengurai setelah mati.

"Ini adalah pemikiran yang menarik bahwa pembunuh raksasa ini akhirnya menjadi makanan bagi sejumlah serangga. Kami berharap bahwa sisa-sisa tambahan akan muncul pada waktunya," ujar penulis lain studi, Jeremy Lockwood, seorang mahasiswa PhD di Universitas Portsmouth dan Natural History Museum.

Karena sisa-sisa fosil yang tidak lengkap, para peneliti belum memberi nama ilmiah dinosaurus yang baru tersebut.

Namun, mereka menyebutnya sebagai "White Rock spinosaurid" berdasarkan lapisan geologis tempat tulang-tulang itu ditemukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini