Share

Peneliti Inggris dan Swiss Ciptakan Drone yang Bisa Mendarat di Atas Air

Ahmad Haidir, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 56 2612992 peneliti-inggris-dan-swiss-ciptakan-drone-yang-bisa-mendarat-di-atas-air-ejHIzz6Png.jpg Peneliti Inggris dan Swiss ciptakan drone yang bisa mendarat di atas air (Foto: IET)

JAKARTA - Inovasi baru diwujudkan oleh peneliti dari Imperial College London dan lembaga penelitian akuatik Eawag di Swiss, di mana mereka telah berhasil menciptakan drone canggih yang bisa mendarat di atas air.

Drone yang dinamakan 'Multi-Environment Dual robot for Underwater Sample Acquisition' atau Medusa ini mampu mengidentifikasi air di danau untuk mengetahui tanda-tanda mikroorganisme dan ganggang, yang dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia.

Para peneliti juga mengembangkan drone tersebut agar mampu membantu memantau dan memelihara infrastruktur lepas pantai, seperti jaringan pipa energi bawah air dan turbin angin terapung.

“Medusa unik dalam desain robot ganda, dengan komponen penerbangan yang sulit dijangkau sehingga mampu untuk mengakses area dan menyelam untuk memantau kualitas air.” ucap Profesor Mirko Kovac kepala penelitian proyek tersebut, dikutip dari IET, Jumat (17/6/2022).

Untuk diketahui, Medusa terbang menggunakan multirotor yang dikendalikan dari jarak jauh. Menggunakan multirotor berarti drone tersebut dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan tinggi, terbang melewati rintangan, membawa muatan, dan bermanuver melalui medan yang sulit.

Cara kerjanya, drone terbang ke lingkungan perairan yang sulit dijangkau, sebelum mendarat di air dan menggunakan pod bawah air yang ditambatkan dengan kamera dan sensor terpasang hingga kedalaman 10 meter.

Operator drone dari jarak jauh tinggal menyesuaikan kedalaman pod dan posisi tiga dimensi di dalam air menggunakan kontrol daya apung dan jet.

Sementara itu, pengguna dipandu oleh video real-time dan umpan balik sensor dari pod.

Setelah sampel diambil, drone melilitkan tambatan untuk bersatu kembali dengan pod sebelum lepas landas dan terbang kembali ke pengguna.

Berguna untuk Penelitian Air

Ahli ekologi biasanya menggunakan perahu untuk mencapai dan memantau area perairan, tetapi Medusa dapat membantu mengurangi risiko perjalanan manusia ke lingkungan perairan yang sulit dijangkau.

Kemampuan ini, bisa sangat berguna di Samudra Arktik, di mana perubahan suhu laut, keasaman, salinitas, dan arus dapat memberikan petunjuk penting tentang krisis iklim global.

“Kemampuan unik Medusa untuk mencapai tempat-tempat yang sulit dan mengumpulkan gambar, sampel, dan metrik akuatik akan sangat berharga untuk penelitian ekologi dan akuatik dan dapat mendukung pemahaman kita tentang iklim lokal di lingkungan yang sulit diakses seperti Kutub Utara,” seru Profesor Kovac.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini