Share

Sains dan Alquran Ungkap Buang Air Sembarangan Bisa Sebabkan Banyak Penyakit, Apa Saja?

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 56 2613936 sains-dan-alquran-ungkap-buang-air-sembarangan-bisa-sebabkan-penyakit-30rdprJzO3.jpg Ilustrasi bahaya buang air sembarangan menurut sains dan Alquran. (Foto: Welcomia/Freepik)

KITAB suci Alquran sudah menuliskan dan menjelaskan tentang apa-apa yang akan terjadi di dalam kehidupan makhluk hidup. Bahkan, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pun mengingatkan kepada umat manusia terhadap perbuatan-perbuatan yang harus dihindari. Termasuk dua orang pengundang laknat.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda yang artinya, "Waspadalah terhadap dua orang pengundang laknat." Para sahabat bertanya, "Siapakah dua orang pengundang laknat itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Mereka adalah orang yang buang hajat di tengah jalan dan orang yang buang hajat di tempat bernaung manusia." (HR Ahmad dan Muslim)

Baca juga: Ada 4 Penemuan Ilmiah Berdasarkan Alquran, Apa Saja? 

"Tidaklah seseorang dari kalian buang air kecil di air yang tergenang, lalu mandi dengan air itu." (HR Muttafaq ‘Alaih)

Diriwayatkan dari Jabir, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang air yang tergenang dikencingi (HR Muslim)

Beliau Shallallahu alaihi wassallam juga bersabda, "Jika salah seorang dari kalian minum, maka jangan bernapas di dalam cangkirnya. Dan jika ingin buang air, maka jangan menyentuh kemaluannya dan jangan membersihkannya dengan tangan kanannya."

Dalam hadis-hadis tersebut jelas menerangkan dilarangnya buang air kecil atau kencing di sembarang tempat. Sebab, terdapat berbagai penyakit yang dapat merusak kesehatan manusia.

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, terdapat sebuah riwayat hadis yang menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan, khususnya setelah membuang air kecil atau besar.

Dari Abi Al-Ghadiyah al-Yamami, ia berkata, "Saya datang ke Madinah. Kemudian datanglah utusan Katsir ibn Ash-Shillat. Rasulullah lalu memanggil mereka, namun tidak seorang pun yang bangkit kecuali Abu Hurairah dan lima orang dari mereka. Aku salah satunya. Mereka lalu bangkit dan makan. Kemudian Abu Hurairah mencuci tangannya, lalu berseru, 'Demi Allah, wahai penghuni masjid, kalian telah durhaka kepada Abu al-Qasim'." (HR Ahmad)

Baca juga: Fakta Ilmiah Simbiosis Kehidupan Hewan Ternyata Tercantum di Alquran 

Jika dilihat dengan mata jernih faedah-faedah yang akan diraih dengan mengikuti ajaran-ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tersebut, maka akan mendapatkan hikmah di balik semuanya.

Ilmu pengetahuan modern menyimpulkan adanya hubungan antara ketidakbersihan dan pencemaran dengan timbulnya penyakit, baik oleh bakteri atau virus.

Ada beberapa penyakit yang bisa menular melalui makanan atau air yang tercemar kotoran (melalui lubang anus atau mulut). Misalnya, demam tipus atau tifoid, kolera, disentri amuba, infeksi liver dan flu usus yang gejalanya berupa mencret dan muntah berat.

Demam tipus adalah penyakit umum yang timbul akibat bakteri Salmonella dan hanya menyerang manusia saja. Secara klinis, gejalanya berupa tubuh lemas, demam dan gangguan pada perut, pembengkakan pada limpa, serta kekurangan sel darah putih. Bakteri Salmonella akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Salmonella tipus ini bisa keluar bersama tinja, sebagaimana juga melalui urine. Walau pasien demam tipus telah sembuh, ia tetap membawa bakteri Salmonella.

Baca juga: Alquran dan Sains, Yogurt Minuman yang Berkhasiat dan Dikonsumsi Rasulullah 

Bakteri tersebut mengendap di dua tempat; pada kantong empedu dan ginjal. Pertama, dari kantong empedu, bakteri ini bergerak menuju usus lalu keluar bersama feses.

Kedua, dari ginjal, bakteri ini akan keluar melalui urine. Dengan demikian, sungguh benar sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam yang melarang kita untuk buang air besar di jalanan dan buang air kecil di air tergenang.

Baca juga: Ilmuwan Terangkan Cara Berkomunikasi Semut, Ternyata Tertulis di Alquran 

Sebab, tinja dan urine penderita‘demam tipus dapat mencemari tanah, debu, dan air dcngan baktcri Salmonella. Apalagi bakteri ini dapat bertahan hidup di tanah bersama fase‘ selama enam minggu, sedang di air minimal sclama empat minggu.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga memerintahkan kita untuk mencuci tangan dan tidak menggunakan tangan kanan untuk membersihkan diri sehabis buang air. Secara ilmiah, telah terbukti bahwa sebagian besar kasus keracunan makanan, tipus, dan disentri usus disebabkan oleh orang-orang yang membawa mikroba penyakit, tidak menjaga kesehatannya dan tidak mengikuti sunnah serta petunjuk Rasulullah.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini