Share

Spesies Laut Terancam Kepunahan Massal, Ini Penyebabnya!

Tangguh Yudha, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 19 56 2614135 spesies-laut-terancam-kepunahan-massal-ini-penyebabnya-pxt2DauskE.jpg Spesies Laut Diambang Kepunahan Massal (Foto: ZME Science)

PENELITIAN terbaru mengungkap bahwa dengan emisi seperti sekarang ini, maka spesies laut kemungkinan akan mengalami kepunahan massal yang setara dengan kepunahan besar di masa lalu. Ini karena emisi membuat kadar oksigen terlarut semakin menipis.

“Oksigen adalah kebutuhan mendasar, dan tidak ada penggantinya. Ketika suhu naik, lautan memiliki lebih sedikit oksigen, tetapi spesies laut membutuhkan lebih banyak oksigen," kata Curtis Deutsch, peneliti di Departemen Geosains di Universitas Princeton.

"Pertanyaannya adalah berapa banyak oksigen yang cukup dan berapa jumlah minimal yang dibutuhkan organisme tertentu untuk bertahan hidup,” tambah peneliti lain dari School of Oceanography di Universitas Washington, Justin L. Penn.

Species Laut

(Spesies laut diambang kepunahan massal, Foto: ZME Science)

Penelitian dilakukan menggunakan data pemanasan global yang didasarkan pada skenario emisi yang tercantum dalam Laporan Penilaian Keenam Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim.

BACA JUGA : Gawat! Peneliti Sebut Bumi Diambang Kepunahan Massal Keenam

Di bawah skenario emisi rendah, di mana suhu berhenti meningkat pada sekitar 1,9 ° C pemanasan pada akhir abad ini, penelitian yang mereka lakukan mengungkap bahwa spesies laut diperkirakan akan hilang jika emisi konsosten seperti sekarang ini.

BACA JUGA : 5 Kepunahan Massal yang Pernah Terjadi di Bumi, dari Gunung Meletus hingga Tabrakan Asteroid

Di bawah skenario emisi tinggi, di mana pemanasan bisa mencapai sekitar 4,9°C, risiko kepunahan akan semakin meningkat. Curtis Deutsch dan Justin L. Penn mencatat bahwa spesies kutub merupakan yang paling berisiko mengalami kepunahan.

“Spesies kutub memiliki kepekaan tertinggi terhadap suhu dan oksigen relatif terhadap daerah tropis, karena spesies di daerah tropis telah beradaptasi dengan kehidupan di daerah dengan suhu yang lebih tinggi dan tingkat oksigen yang lebih rendah,” jelas mereka.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini