Share

Gamer Indonesia Belanjakan Uang Rp29,6 Triliun per Tahun untuk Game

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Minggu 26 Juni 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 326 2618183 gamer-indonesia-belanjakan-uang-rp29-6-triliun-per-tahun-untuk-game-BR3cfXxbsW.jpg Gamer Indonesia belanjakan uang Rp29,6 triliun per tahun untuk game (Foto: Okezone/Agung Bakti Sarasa)

JAKARTA - Bermain gim (game) telah menjadi tren di masyarakat Indonesia, khususnya kalangan anak muda. Bahkan, berdasarkan hasil riset, total belanja untuk gim mencapai nilai yang fantastis hingga USD 2 miliar per tahunnya atau lebih dari Rp29,6 triliun.

"Hasil kajian analisis dan studi atau risetnya, ternyata di Indonesia ini masyarakat membelanjakan senilai 2 miliar dollar Amerika untuk game per tahun," ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan, pasca membuka Festival Gim Indonesia 2022 di Cihampelas Walk, Kota Bandung, dikutip Minggu (26/6/2022).

Dengan nilai belanja gim warga Indonesia yang fantastis itu, lanjut Oke, potensi industri gim lokal di Tanah Air otomastis menjadi sangat besar. Terlebih, kata Oke, dari total belanja sebesar USD 2 miliar tersebut, gim lokal hanya mampu menyerap sekitar USD 2 juta.

"Dan ternyata, dari 2 miliar yang di-expand oleh masyarakat kita, hanya terserap oleh game lokal itu 2 juta dollar, hanya 0,1 persen," sebutnya.

Meski begitu, Oke mengaku berbangga hati karena orientasi pasar produsen gim lokal saat ini, 70 persennya menyasar pasar ekspor.

"Dan jangan salah juga ternyata produk game lokal kita juga, 70 persen orientasinya bukan lokal tapi ekspor, banyak digunakan oleh luar. Sehingga yang 30 persen ini yang diserap di lokal. Jadi kalau hitung-hitungan matematikanya, yang 2 juta Dolar Amerika. 70 persen developer di sini ini menjualnya di ekspor," beber Oke.

Oleh karenanya, lanjut Oke, potensi industri gim di Tanah Air masih sangat besar. Terlebih, industri gim lokal pun telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam satu dekade terakhir. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, grafik perkembangan industri gim lokal melonjak drastis.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

"Potensinya, tadi saya sebutkan bahwa sejak tahun 1999 sudah berkembang di kita dan asosiasi sudah terjadi mulai 2010 dan lima tahun terakhir angka grafiknya bisa dilihat lonjakannya, bukan eksponensial atau lurus tren pertumbuhannya dan mungkin juga karena orang diam di rumah karena pandemi dan sebagainya, mungkin. Tetapi ini part of digital ekonomi yang sekarang menjadi megatren di dunia, digital ekonomi itu kan banyak dan salah satunya adalah game," paparnya.

Disinggung dukungan pemerintah terhadap industri gim lokal, Oke menyatakan bahwa industri gim kini mendapat dukungan spesifik dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, agar gim lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu merambah pasar internasional.

"Nah, salah satunya kita juga mencoba dengan in store promotion ini (Festival Gim Indonesia 2022). Jadi, ini perdana dan bentuk dukungan pemerintah bekerja sama dengan asosiasi dan developer, bagaimana kita bisa supaya masyarakat mencari (gim lokal) sendiri nih di masa liburan ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Gim Indonesia (AGI) Cipto Adiguno berharap, industri gim lokal bisa jadi industri media digital seperti di luar negeri. Diakuinya, potensi industri gim sangat besar. Bahkan, jika keberadaan televisi digital, tv streaming berbayar seperti Netflix hingga bioskop digabungkan, potensinya masih kalah besar dibandingkan dengan industri gim.

"Maka ini kan sebenarnya merupakan suatu kesempatan besar untuk kita ikut serta dalam market yang tumbuh ini. Jadi, kalau harapan kami dari industri game itu, dari pemerintah turut serta membantu kita mengambil opportunity ini, baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini