Share

Tahukah Anda, Burung Gagak Sangat Cerdas Meski Terkesan Menyeramkan

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Minggu 26 Juni 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 56 2618178 tahukah-anda-burung-gagak-sangat-cerdas-meski-terkesan-menyeramkan-9N919clSha.jpg Tahukah Anda, burung gagak sangat cerdas meski terkesan menyeramkan (Foto: Creative Commons)

JAKARTA - Gagak merupakan anggota burung pengicau (passeriformes) yang termasuk di marga Corvus, Suku Corvidae. Hampir semua jenis burung gagak memiliki ukuran besar dan berwarna bulu hitam.

Dikutip dari IFL Science, Minggu (26/06/2022), mungkin karena itu burung gagak sering dianggap sebagai hewan menyeramkan. Apalagi, dia memiliki sifat karnivora.

Burung gagak juga mempunyai sifat unik dan misterius. Di akan berkumpul di sekitar gagak lainnya yang mati. Inilah salah satu sifat yang membuat gagak terkesan menyeramkan.

Perilaku itu, kemungkinan juga sebagai panggilan alarm untuk membuat gagak lainnya menyadari adanya kematian.

Panggilan alarm ini memicu mobbing yaitu gagak berkumpul di sekitar bangkai yang dapat berlangsung selama 15 hingga 20 menit.

Namun, di samping kebiasaan menyeramkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa burung gagak juga sangat pintar.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

Studi tentang perilaku autodidak pada nonprimata menunjukkan, gagak mengetahui cara menggunakan mesin penjual otomatis dengan memasukkan potongan kertas kecil yang kasar.

Mereka diberi hadiah makanan setelah kertas masuk, kemudian pergi dengan potongan kertas besar yang tidak bisa masuk ke slot. Tanpa ragu, burung gagak mulai merobek kertas menjadi potongan-potongan berukuran slot.

Kemampuan hewan ini untuk mengajar dirinya sendiri menggunakan alat baru dan memasukkannya ke dalam ingatan diyakini sebagai bakat yang terisolasi pada nenek moyang mereka.

Penelitian lebih lanjut tentang cranium burung gagak mengidentifikasi bahwa ada banyak aktivitas yang diamati di nidopallium caudolaterale, area otak yang mirip dengan korteks prefrontal primata ketika mereka menyelesaikan tugas.

Ini adalah wilayah otak untuk menentukan keputusan dan menampung pemikiran yang lebih tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini