Share

Apple dan Google Didesak Blokir TikTok, Dituding Akses Data Pengguna

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 57 2621025 apple-dan-google-didesak-blokir-tiktok-dituding-akses-data-pengguna-aM3bJT0DlA.JPG Apple dan Google didesak blokir TikTok, dituding akses data pengguna (Foto: The Post Millennial)

JAKARTA - Apple dan Google didesak untuk memblokir TikTok, sebab aplikasi asal China itu dituding punya akses ke data pengguna di Amerika Serikat.

Dikutip dari Endgadget, Kamis (30/6/2022), desakan itu berasal dari salah satu komisaris di Federal Communications Commission (FCC), Brendan Carr.

"TikTok bukan sekadar aplikasi video. Itu merupakan kamuflase. TikTok memanen data sensitif untuk diakses di Beijing. Saya minta @Apple & @Google untuk menghapus TikTok dari toko aplikasi mereka," kata Brendan Carr dalam cuitan di Twitter.

Komisaris yang berasal dari Partai Republik itu, merujuk pada laporan terbaru terkait bocornya rekaman suara dari 80 pertemuan internal TikTok.

Berdasarkan rekaman, diketahui bahwa karyawan di perusahaan induk TikTok, ByteDance, dapat mengakses informasi pribadi pengguna. Dikatakan, semua informasi pribadi pengguna terlihat di China.

Seorang direktur mengatakan dalam pertemuan lain bahwa karyawan yang berbasis di Beijing disebut sebagai "Master Admin" memiliki akses ke segalanya.

"Jelas bahwa TikTok menimbulkan risiko keamanan nasional yang tidak dapat diterima karena pengumpulan datanya yang ekstensif dikombinasikan dengan akses Beijing yang tampaknya tidak terkendali ke data sensitif itu," ungkap Brendan Carr.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

Apple dan Google sendiri telah diberi waktu hingga 8 Juli untuk menjelaskan mengapa mereka tidak menghapus TikTok dari toko aplikasi mereka.

Perintah ini, dilayangkan Brendan Carr lewat surat tertanggal 24 Juni dengan kop surat FCC.

Sementara TikTok telah membantah apa yang dituduhkan selama ini. Sebagai bentuk perlawanan, TikTok menerangkan bahwa mereka memigrasikan 100 persen lalu lintas pengguna AS ke Oracle Cloud Infrastructure yang baru, bukan seperti yang dituduhkan.

Untuk diketahui, sejauh ini hanya Brendan Carr yang melayangkan surat ke Apple dan Google untuk menghapus TikTok dari toko aplikasi.

Sementara komisaris FCC lainnya tidak terlibat. Tidak jelas juga kenapa bisa terkesan tidak ada kekompakan di FCC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini