Share

Spesies Baru Teratai Berhasil Ditemukan dengan Ukuran Raksasa

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 56 2623809 spesies-baru-teratai-berhasil-ditemukan-dengan-ukuran-raksasa-CNgy2Z6KXD.JPG Spesies baru teratai berhasil ditemukan dengan ukuran raksasa (Foto: Kew Gardens)

JAKARTA - Spesies baru teratai berhasil ditemukan sejumlah peneliti di Inggris. Ukurannya, terbesar di dunia dengan lebar daun hingga 3,2 meter dan pucuk bunga kisaran 55 cm.

“Saking besarnya, teratai ini pasti bisa menahan berat anak kecil,” kata Natalia Przelomska dari Kew Gardens di Inggris, salah satu anggota tim peneliti, dikutip dari NewScientiest pada Selasa (5/7/2022).

"Secara teori, daun teratai harusnya bisa menopang berat orang dewasa hingga 80 kilogram. Dengan catatan beban harus didistribusikan ke seluruh daun. Tetapi kami belum mencobanya," tambahnya.

Dikatakan bahwa spesies teratai baru ini bernama Victoria Boliviana. Dengan ditemukannya spesies Victoria Boliviana, menambah daftar spesies teratai raksasa saat ini menjadi tiga spesies.

Untuk diketahui, teratai raksasa Victoria Boliviana tumbuh di sungai air tawar, rawa, dan danau di timur laut Bolivia. Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab teratai ini berevolusi menjadi begitu besar.

Namun, jika melihat penelitian sebelumnya, para peneliti menyimpulkan bahwa ini merupakan cara mereka bersaing dengan tanaman lain untuk mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak.

“Keanekaragaman hayati di daerah tropis sangat tinggi. Jadi ketika area perairan terbuka, misalnya, karena sungai tiba-tiba menjadi lebih besar karena banjir, teratai dapat tumbuh subur di sana karena mereka tumbuh sangat cepat dan menangkap begitu banyak sinar matahari dan mengalahkan tanaman lain,” kata Przelomska.

Przelomska dan rekannya, Oscar A. Pérez Escoba menemukan bahwa ukuran spesies teratai raksasa ini lebih besar dari Victoria Cruziana, tetapi lebih kecil dari Victoria Amazonica. Ini berisi lebih dari 4 miliar pasangan basa.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

"Umumnya, tanaman yang lebih besar belum tentu memiliki genom yang lebih besar, tetapi teratai raksasa yang baru ditemukan ini kebetulan memiliki genom terbesar. Kami ingin memahami alasannya,” kata Przelomska.

Analisis genetik lebih lanjut mengungkapkan bahwa nenek moyang yang sama dari Victoria Cruziana dan Victoria Boliviana berpisah dari Victoria Amazonica sekitar 5 juta tahun yang lalu.

Sedangkan, nenek moyang yang sama dari victoria Cruziana dan Victoria Boliviana ada sekitar 1 juta tahun yang lalu.

Tim juga menemukan bahwa Victlria Boliviana tampaknya berada pada risiko kepunahan yang lebih besar daripada dua spesies lainnya, karena rentang geografis yang lebih kecil di mana ia hidup.

"Seperti spesies lainnya, Victoria Bolivana terancam pinah karena lingkungan telah terdegradasi dari tahun ke tahun,” pungkas Przelomska.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini