Share

Arkeolog Temukan Tulang Wajah Orang Eropa Tertua Berusia 1,4 Juta Tahun

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 56 2628090 arkeolog-temukan-tulang-wajah-orang-eropa-tertua-berusia-1-4-juta-tahun-wo8AvVQpur.JPG Arkeolog temukan tulang wajah orang Eropa tertua berusia 1,4 juta tahun (Foto: Fundacion Atapuerca)

JAKARTA - Sejumlah arkeolog berhasil menemukan tulang wajah manusia berusia 1,4 juta tahun di situs galian Atapuerca, Spanyol. Disimpulkan, ini merupakan tulang wajah nenek moyang orang Eropa.

Temuan ini, berhasil memecahkan rekor baru, mengalahkan temuan sebelumnya yang hanya berusia 200 ribu tahun. Dikatakan bahwa tulang tersebut bukan spesies modern kita, melainkan Homo Sapiens.

Dilansir dari IFL Science, Selasa (12/7/2022), kemungkinan tulang wajah ini milik nenek moyang manusia Eropa yang telah punah dan statusnya masih misterius.

Tulang wajah yang mencakup rahang atas dan tulang pipi ini ditemukan pada 30 Juni silam. Tulang ditemukan selama proyek penggalian arkeologi di Sierra de Atapuerca di Spanyol Utara.

Situs galian Atapuerca memang terkenal menjadi rumah bagi nenek moyang manusia prasejarah. Pada tahun 1994 juga ditemukan sisa-sisa hominin yang sebelumnya tidak dikenal yang dijuluki Homo antecessor.

Homo antrcessor sendiri, dalam bahasa latin artinya adalah "manusia perintis". Namanya mengacu pada fakta bahwa spesies ini adalah contoh paling awal yang diketahui dari spesies manusia yang berani menjelajah ke Eropa.

Meskipun identitas lengkapnya belum jelas, tetapi beberapa peneliti berpendapat itu mungkin salah satu nenek moyang terakhir antara Homo Sapiens dan Neanderthal. Hingga kini penelitian masih berlanjut.

Baca Juga: Pelaku Illegal Fishing Asal India Meninggal Karena Sakit, KKP Berikan Penanganan Terbaik

Fragmen tulang wajah akan menjalani penanggalan radiokarbon di Pusat Penelitian Evolusi Manusia Nasional di Burgos. Hasil tersebut diharapkan akan dirilis awal tahun depan dalam waktu enam hingga delapan bulan.

Semua penemuan ini, menjelaskan hal penting dalam sejarah manusia kuno, yakni bagaimana gelombang migrasi keluar dari Afrika. Tulang-tulang baru kemungkinan milik individu yang merupakan anggota populasi manusia pertama yang menetap di Eropa.

Namun, perlu beberapa waktu sebelum mereka bergabung dengan Homo Sapiens. Homo sSpiens modern secara anatomis berevolusi di Afrika sekitar 300 ribu tahun lalu.

Nenek moyang populasi manusia saat ini, yang berasal dari luar Afrika tidak meninggalkan benua itu sampai sekitar 60 ribu tahun lalu.

Mereka kemungkinan memasuki Eropa sekitar 45 ribu tahun yang lalu dan dengan cepat menggantikan populasi lama Neanderthal, yang menuju kepunahan sekitar 40 ribu tahun yang lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini