Share

Jejak Kehidupan Manusia Purba Terungkap di Gua Keramat Kazakhstan

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 56 2629837 jejak-kehidupan-manusia-purba-terungkap-di-gua-keramat-kazakhstan-VTDMS1yZX4.jpg Jejak kehidupan manusia purba terungkap di gua keramat Kazakhstan (Foto: AKIpress)

JAKARTA - Ada temuan luar biasa yang didapatkan oleh para Ilmuwan di Kazakhstan, yakni jejak kehidupan manusia berusia 48.000 tahun silam.

Dikutip dari AKIpress, Jumat (15/7/2022), jejak tersebut ada di dalam gua keramat di Tuttybulak, letaknya di Gunung Boraldai, Distrik Baidibek, wilayah Turkestan, Kazakhstan.

Kemudian, para ilmuwan menemukan pelbagai benda di dalam gua itu, seperti tulang beruang dan gigi manusia, pengikis, serutan, dan batu inti.

Menurut para peneliti, Tuttybulak merupakan gua pertama di Kazakhstan yang ditemukan menyimpan peninggalan bersejarah.

Penggalian itu, dimulai pada 2017 lalu, di antara artefak tersebut terdapat sisa-sisa abu yang telah tergeletak di tanah selama ribuan tahun.

"Berdasarkan pemeriksaan abu, laboratorium membuktikan bahwa orang tinggal di sini 48.000 tahun yang lalu," katanya.

Selanjutnya, mereka akan mempelajari artefak yang ditemukan selama sekitar satu tahun untuk menentukan usia dan era spesifik mereka.

Zhaken Taimaganbetov, ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional mengatakan, pihaknya sedang menjelajahi gua Tuttybulak dengan ilmuwan dari Universitas Tübingen.

Ada perwakilan dari Spanyol, Amerika Serikat, Yunani, Rumania, dan Kazakhstan.

"Peninggalan-peninggalan yang ditemukan, memakan waktu sekitar satu tahun untuk menentukan berasal dari zaman mana," ujar Taimaganbetov.

"Hal ini tidak dilakukan oleh para arkeolog, tetapi oleh ahli paleoantropologi. Mereka harus mencari tahu dahulu, apakah itu Homo sapiens atau misalnya, Neanderthal," sambungnya.

Seorang arkeolog Abay Naden menambahkan, saat ekspedisi menemukan empat alat batu, masing-masing terbuat dari bahan baku terpisah. Kuarsa adalah bahan yang ditemukan di Sungai Tuttybulak dan banyak ditemukan dekat gua.

"Mereka memilih kuarsa dan alat-alat batu dibuat darinya. Di sisi ini, piring-piring kecil diembos. Dan ada semacam platform di sisi ini," imbuh Naden.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini