Share

Putin Resmi Larang Transaksi Pakai Kripto di Rusia, Apa Alasannya?

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 57 2631639 putin-resmi-larang-transaksi-pakai-kripto-di-rusia-apa-alasannya-w29DWrmdNt.jpg Putin resmi larang transaksi pakai kripto di Rusia, apa alasannya? (Foto: Euronews)

JAKARTA - Warga Rusia tidak lagi diizinkan menggunakan aset digital kripto untuk pembayaran. Hal ini, lantaran sang Presiden Vladimir Putin telah menandatangani Undang-Undang (UU) baru.

Dilansir dari Engadget, Senin (18/7/2022), UU baru itu melarang penggunaan aset digital seperti kripto dan Non-Fungible Token (NFT) untuk pembayaran barang dan jasa.

Selain itu, UU baru juga mewajibkan pertukaran dan penyedia kripto untuk menolak transaksi yang transfer digitalnya dapat ditafsirkan sebagai bentuk pembayaran.

“Dilarang untuk mentransfer atau menerima aset keuangan digital sebagai pertimbangan untuk barang yang ditransfer, pekerjaan yang dilakukan, layanan yang diberikan," bunyi UU tersebut.

"Serta dengan cara lain yang memungkinkan seseorang untuk menerima pembayaran barang (karya, layanan) oleh aset keuangan digital, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang federal," tertulis di UU.

Seperti yang dilaporkan New York Times awal tahun ini, otoritas AS percaya bahwa beberapa perusahaan Rusia yang terkena sanksi setelah invasi ke Ukraina dapat menggunakan kripto untuk menghindari batasan tersebut.

Nilai Bitcoin bahkan melonjak selama beberapa hari setelah invasi dimulai pada bulan Februari. Tetapi, sepertinya otoritas Rusia tidak cukup tertarik pada aset digital, Bank Sentral Rusia menyerukan larangan langsung terhadap kripto.

Hal itu, kemungkinan besar tidak terjadi, karena Kementerian Keuangan Rusia menentang gagasan tersebut dan percaya bahwa perlu untuk memungkinkan teknologi kripto berkembang.

Dalam waktu 10 hari, UU tersebut akan berlaku dan akan membuat pembayaran dengan kripto ilegal di Rusia.

Namun, menurut Decrypt, orang Rusia masih dapat berinvestasi dalam cryptocurrency seperti Bitcoin dan mungkin terus menambangnya juga.

Baca Juga: Pelaku Illegal Fishing Asal India Meninggal Karena Sakit, KKP Berikan Penanganan Terbaik

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini