Share

Google Konfirmasi Bakal Ikuti Regulasi Terkait Pendaftaran PSE

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 57 2631666 google-konfirmasi-bakal-ikuti-regulasi-terkait-pendaftaran-pse-uHsqXyWtEm.jpg Google konfirmasi bakal ikuti regulasi terkait pendaftaran PSE (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Google mengkonfirmasi, perusahaan bakal mengikuti regulasi terkait pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) berbasis One Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

Dikutip dari Antara, Senin (18/7/2022), Google sendiri merupakan salah satu PSE asing lingkup privat di Indonesia.

"Kami mengetahui keperluan mendaftar dari peraturan terkait, dan akan mengambil tindakan yang sesuai dalam upaya untuk mematuhi," kata perwakilan Google Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo telah meminta para PSE yang beroperasi di Indonesia baik itu yang domestik maupun asing untuk bisa mendaftarkan layanannya.

Hal ini, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2021 atas Perubahan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Meski demikian, mendekati tenggat waktu pendaftaran, terpantau Google belum juga masuk dalam daftar perusahaan yang sudah terdaftar di sistem tersebut.

Selain Google, PSE asing lainnya yang merupakan raksasa teknologi di Indonesia yaitu Meta juga belum mendaftar. Padahal Meta memiliki banyak jejaring sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook dengan jumlah pengguna yang masif serta aktif di Tanah Air.

Namun, saat dimintai tanggapan, Meta masih enggan memberikan komentar. Adapun waktu pendaftaran PSE lingkup privat itu akan berakhir pada 20 Juli 2022.

Kementerian Kominfo menyatakan akan memutus akses pada PSE- PSE lingkup privat yang belum mendaftar namun masih beroperasi di Indonesia.

Hingga Senin (18/7), situs website pse.kominfo.go.id mencatat sudah ada 5.839 PSE domestik dan 87 PSE asing yang teregistrasi berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Jumlah itu, meningkat cukup banyak dibandingkan Juni 2022, berjumlah 4.472 PSE domestik dan 68 PSE asing.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini