Share

Kominfo Soal Google, WhatsApp Cs yang Belum Mendaftar: Mereka yang Rugi

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 19 Juli 2022 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 54 2632207 kominfo-soal-google-whatsapp-cs-yang-belum-mendaftar-mereka-yang-rugi-Vt5zTKnDA9.jpg Kominfo soal Google, WhatsApp cs yang belum mendaftar: mereka yang rugi (Foto: YouTube/Kemkominfo TV)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan tegas mengingatkan para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk segera mendaftar. Pasalnya tenggat waktu yang diberikan hanya tinggal satu hari lagi.

"Kalau mereka gak mendaftar ya mereka yang rugi. Mereka tidak melihat Indonesia sebagai potensial market mereka," kata Direktur Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (19/7/2022).

Lebih lanjut, Samuel mengatakan bahwa Kominfo memiliki kemampuan untuk memblokir akses PSE yang belum mendaftar. Ia menyebut bahwa selama ini sudah ada beberapa aplikasi yang diblokir karena telah melanggar aturan.

"Kita punya kemampuan untuk itu (memblokir) dan temen-temen juga sudah tau sudah ada beberapa aplikasi yang telah kita blokir. Kita aja gak patuh lalu lintas kena tilang, terus mereka disuruh daftar aja gak mau apakah mereka menghargai kita," tegasnya.

Samuel sendiri mengaku tak takut jika memang harus melakukan pemblokiran kepada PSE-PSE besar yang memang memiliki kekuatan dan jumlah pengguna yang besar. Menurutnya ini justru akan membuka lahan bisnis bagi anak bangsa.

"Dan saya tidak takut, karena apa? Begitu mereka tidak ada, banyak juga anak bangsa yang bisa membangunnya kok. Dan bukan hal yang susah. Ini justru membuka kesempatan bagi anak bangsa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Intinya kita tegas. Ini adalah regulasi yang ada," ungkapnya.

Namun, Samuel menggaris bawahi bahwa sanksi sendiri terbagi menjadi tiga, yakni sanksi teguran, kemudian denda administratif, lalu ketiga pemblokiran.

Da menjelaskan bawah pemberian sanksi apakah teguran, denda administrasi, atau pemblokiran, itu kewenangan Menteri.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

"Menteri kan udah sampaikan statement. Untuk tahapan sanksi itu tanggal 21 Juli 2022 itu sudah mulai berjalan. Apakah akan diberikan teguran, denda administrasi, atau pemblokiran, itu hak prerogratif Menteri. Keputusan ada di Menteri," jelasnya.

"Tapi saya kita harusnya mereka sudah proses pendaftaran ya. Kalau Google, Google Cloudnya sudah, berarti kan hanya tinggal inputing data karena mereka juga punya banyak layanan. Nantinya juga pendaftaran dibuka terus, kalau mereka diblokir kemudian melakukan pendaftaran ya dibuka lagi blokirnya," pungkas Samuel.

Untuk diketahui, Kominfo sejak jauh-jauh hari sudah menegaskan bahwa setiap PSE baik lokal maupun asing wajib melakukan pendaftaran PSE Privat paling lambat tanggal 20 Juli 2022.

Hal ini, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Jika belum mendaftar setelah lewat dari tanggal tersebut, maka akses platform atau situs berpotensi diblokir. Setiap PSE wajib mendaftar untuk mewujudkan penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik yang andal, aman, terpercaya dan bertanggung jawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini