Share

Mengenal Fenomena Heatwave, Apakah Indonesia Bisa Terdampak?

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 56 2633025 mengenal-fenomena-heatwave-apakah-indonesia-bisa-terdampak-5xexzQPuTh.jpeg Mengenal fenomena heatwave, apakah Indonesia bisa terdampak? (Foto: The Financial Express)

JAKARTA - Mengenal fenomena heatwave (gelombang panas) perlu diketahui, sebab keberadaannya bisa memakan banyak korban. Apa Indonesia bisa terdampak?

Menurut World Meteorological Organization (WMO), gelombang panas adalah fenomena di mana kondisi udara panas yang berkepanjangan.

Biasanya, berlangsung selama lima hari atau lebih secara berturut-turut. Suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5 derajat Celcius atau lebih.

Diolah dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG), Rabu (20/7/2022), Fenomena gelombang panas ini umumnya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika.

Secara dinamika atmosfer, hal tersebut dapat terjadi karena adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah yang disebabkan adanya anomali dinamika atmosfer dan mengakibatkan aliran udara tidak bergerak dalam skala yang luas.

Misalnya, seperti ada sistem tekanan tinggi dalam skala yang luas dan terjadi cukup lama.

Secara geografis, wilayah Indonesia berada di sekitar wilayah ekuatorial, sehingga memiliki karakteristik dinamika atmosfer yang berbeda dengan wilayah lintang menengah-tinggi.

Selain itu, wilayah Indonesia juga memiliki variabilitas perubahan cuaca yang cepat.

Dengan perbedaan karakteristik dinamika atmosfer tersebut, maka dapat dikatakan bahwa di wilayah Indonesia tidak terjadi fenomena yang dikenal dengan gelombang panas atau heatwave.

Yang terjadi di wilayah Indonesia adalah kondisi Suhu Panas harian, umumnya disebabkan oleh kondisi cuaca cerah pada siang hari dan relatif lebih signifikan pada saat posisi semu matahari berada di sekitar ekuatorial.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini