Share

Sidang Twitter vs Elon Musk Berlangsung Oktober 2022

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 57 2633207 sidang-twitter-vs-elon-musk-berlangsung-oktober-2022-cs2ujlcdo3.jpg Sidang Twitter vs Elon Musk berlangsung Oktober 2022 (Foto: MSNBC)

JAKARTA - Hakim di Delaware, Amerika Serikat, telah menetapkan sidang antara Twitter vs Elon Musk akan dilangsungkan pada Oktober mendatang, ini terkait masalah akuisisi perusahaan teknologi itu yang semula disepakati bernilai 44 miliar dolar AS.

Kanselir Kathaleen McCormick dari Court of Chancery di Delaware mengatakan, perusahaan pantas mendapatkan keputusan cepat usai Musk mundur dari kesepakatan akuisisi.

"Kenyataannya adalah penundaan sidang dapat mengancam kerugian yang tidak dapat diperbaiki bagi perusahaan,” kata McCormick merujuk pada Twitter, dikutip dari Antara, Rabu (20/7/2022).

Laporan Reuters menjelaskan, McCormick meminta kedua pihak untuk menyepakati tanggal persidangan yang menurutnya akan berlangsung selama lima hari.

Perintah dari hakim itu, merupakan pukulan bagi Musk yang sebelumnya telah mendorong agar persidangan dilakukan pada Februari tahun depan, sehingga memungkinkan penyelidikan ekstensif atas klaimnya bahwa Twitter telah salah mengartikan jumlah akun palsu atau spam.

Sementara pihak Twitter telah meminta agar persidangan diselenggarakan lebih cepat atau tepatnya pada September.

Twitter berargumen bahwa menunda sidang sampai tahun depan dapat mengancam kesepakatan finansial.

"Kami senang pengadilan setuju untuk mempercepat persidangan ini," kata juru bicara Twitter.

Sementara itu. seorang pengacara yang mewakili Musk belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Twitter ingin pengadilan mengeluarkan perintah agar Musk menyelesaikan kesepakatan dengan harga yang disepakati senilai 54,20 dolar AS per saham.

Baca Juga: Pelaku Illegal Fishing Asal India Meninggal Karena Sakit, KKP Berikan Penanganan Terbaik

Pengacara Twitter, William Savitt, berpendapat selama pemeriksaan pendahuluan (hearing), Musk menekankan masalah akun bot dan spam karena dia berusaha untuk keluar dari kesepakatan akuisisi.

Di sisi lain, pengacara Musk menolak pendapat yang menganggap Musk mencoba untuk merugikan Twitter.

Menurut Musk, jadwal persidangan yang lebih cepat akan memungkinkan Twitter menyembunyikan fakta tentang akun spam, yang mulai dipertanyakan Musk setelah menandatangani kesepakatan pada akhir April.

"Ketika Musk mulai mengajukan pertanyaan, jawaban yang dia dapatkan sangat mengkhawatirkan," kata pengacara Musk Andrew Rossman.

Rossman mengatakan, dibutuhkan waktu selama berbulan-bulan untuk menganalisis data dalam jumlah besar yang dapat menjawab pertanyaan Musk tentang akun spam Twitter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini