Share

YouTube Music Uji Fitur Baru Mirip Spotify, Apa Itu?

Christabel Reviana Kusuma Putri, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2022 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 57 2634480 youtube-music-uji-fitur-baru-mirip-spotify-apa-itu-vFMDYDEZVw.JPG YouTube Music siapkan fitur baru mirip Spotify, apa itu? (Foto: RouteNote)

JAKARTA - YouTube Music dilaporkan tengah menguji fitur terbarunya, dan itu disebut mirip dengan yang ada di Spotify. Diketahui, sejak menggantikan Google Play Musik, tidak banyak fitur yang dapat diandalkan.

Diolah dari Android Central, Jumat (22/7/2022), tampaknya kini YouTube Music telah melakukan evaluasi dan akan segera merilis fitur yang mirip dengan pesaingnya, Spotify.

Versi terbaru YouTube Music (v5.16), berisi rangkaian kode yang menunjukan bahwa Google sedang mengembangkan fitur pengaturan waktu tidur (Sleep Timer).

Menurut laporan 9to5Google, fitur pengatur waktu tidur ini mungkin akan muncul dalam kontrol pemutaran aplikasi yang terletak di bagian bawah.

Fitur Sleep Timer ini, nantinya menampilkan waktu yang tersisa bersamaan dengan opsi perpanjangan waktu lima menit atau membatalkannya.

Ini merupakan salah satu fitur paling berguna yang sudah diterapkan oleh Spotify.

Sebenarnya, fitur semacam ini pernah tersedia di Google Play Music sebelum para penggunanya beralih ke YouTube Music beberapa tahun lalu.

Namun, anehnya Google menghapus opsi ini dan tidak memperkenalkannya kembali di YouTube Music.

Baca Juga: Kawal Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya, KKP Siapkan Pengawas Perikanan Andal

Pengaturan ini. sangat berguna bagi sebagian orang yang ingin mendengarkan musik sebelum tidur, tetapi tidak ingin mendengar musik sepanjang waktu tidur sampai terbangun di pagi harinya.

Meski belum diketahui dengan pasti, bagaimana para pengguna akan dapat mengakses fitur ini, banyak yang berasumsi bahwa fitur ini akan diluncurkan untuk semua pengguna.

Di Play Music, pengguna dapat mengakses opsi pengatur waktu tidur dari menu pengaturan utama.

Meski begitu, seperti banyak fitur yang belum dirilis ke pubik, tidak ada jaminan akan diperkenalkan dalam waktu dekat, atau sudah pasti diluncurkan.

Kendati demikian, mengingat sifat dasarnya, tidak ada alasan bagi Google untuk mengabaikannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini