Share

Fenomena Frost Bromo Bikin Suhu Jadi 2 Derajar Celcius, Begini Penjelasannya

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Kamis 28 Juli 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 56 2637870 fenomena-frost-bromo-bikin-suhu-jadi-2-derajar-celcius-begini-penjelasannya-TPYJbwYYDB.jpg Fenomena frost Bromo bikin suhu jadi 2 derajat Celcius, begini penjelasannya (Foto: TNBTS)

JAKARTA - Fenomena embun es atau forst muncul lagi di Gunung Bromo, Jawa Timur, akibat penurunan suhu ekstrem. Kejadiannya, berlangsung pada pagi hari di atas ketinggian 500 MDPL.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Hubungan Masyarakat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Syarif Hidayat, mengatakan bahwa suhu udara di kawasan TNBTS kini berkisar 2 hingga 6 derajat Celcius.

"Embun es ini terjadi saat pagi hari, sebelum Matahari terbit di sekitar Bromo dan Ranu Pani," kata Syarif saat ditemui di Universitas Brawijaya Malang, Senin (25/7/2022).

Menurutnya, fenomena embun es kerap kali terjadi setiap tahun pada Juli hingga Agustus. Pengunjung diminta mempersiapkan diri di tengah dinginnya suhu udara di kawasan Gunung Bromo.

"Seiring dengan adanya fenomena ini, BB TNBTS menghimbau agar pengunjung mempersiapkan baju hangat yang memadai, seperti jaket dan sarung tangan. Kemudian makanan, minuman, dan obat-obatan untuk mengantisipasi kebutuhan fisik," tuturnya.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Karangploso, Edythya Ferlani Wua, mengatakan fenomena penurunan suhu itu hampir terjadi di seluruh Jawa Timur, yang disebabkan masuknya musim kemarau.

"Musim kemarau identik dengan hawa dingin karena angin timuran yang berasal dari Australia membawa udara dingin melewati Indonesia," katanya.

Selain itu, awan di langit lebih sedikit atau cenderung cerah. Sehingga Tidak ada penghalang udara ke permukaan bumi.

"Sebab awan ini sebenarnya berperan sebagai selimut di langit," jelasnya.

Ferlani menyebut, setiap tahun pada bulan Juli suhu minimumnya rendah atau dingin. Kondisi itu biasanya berlangsung hingga bulan September.

"Suhu ini bisa jadi lebih dingin ketika bulan Agustus, karena bulan Agustus diperkirakan puncak musim kemarau," pungkasnya.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini