Share

Misteri Beruang Kuat Hibernasi hingga 7 Bulan Terpecahkan

Tangguh Yudha, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 56 2638885 misteri-beruang-kuat-hibernasi-hingga-7-bulan-terpecahkan-OsxVvPAAuW.jpg Misteri beruang kuat hibernasi hingga 7 bulan terpecahkan (Foto: The Canadian Press/Jonathan Hayward)

JAKARTA - Penelitian terbaru berhasil memecahkan misteri beruang hitam mampu berhibernasi hingga tujuh bulan dalam setahun. Ternyata, ada sesuatu yang aneh di dalam darah hewan mamalia tersebut.

Dikatakan, beruang memiliki zat terlarut dalam darahnya. Para peniliti bahkan menyebut zat misterius ini dapat membantu mencegah otot manusia berhenti berkembang.

Dilansir dari ScienceAlert, Sabtu (30/7/2022), para peneliti telah berhasil mengungkap rahasia ini setelah melakukan penelitian dengan cara mengambil serum darah dari tujuh beruang berhibernas.

Peneliti yang berasal dari jepang kemudian menambahkannya langsung ke kultur jaringan yang terbuat dari sel otot rangka manusia, mereka melihat peningkatan kandungan protein sel dalam waktu 24 jam.

Pada saat yang sama, terjadi penurunan produksi protein pengatur yang memainkan peran penting dalam pelepasan otot yang tidak digunakan.

Namun, uniknya perubahan sel ini hanya terlihat ketika darah hibernasi ditambahkan.

Ketika darah diambil dari beruang hitam aktif di musim panas, serum tidak menghentikan proses alami degradasi protein dalam sel otot rangka manusia.

"Kami telah mengindikasikan bahwa 'beberapa faktor' yang ada dalam serum beruang hibernasi dapat mengatur metabolisme protein dalam sel otot rangka manusia yang dikultur dan berkontribusi pada pemeliharaan massa otot," simpul fisiolog Mitsunori Miyazaki dari Universitas Hiroshima.

"Namun, identifikasi 'faktor' ini belum tercapai," tambahnya.

Penelitian serupa telah dilakukan dengan serum beruang hitam di masa lalu, tetapi tidak ada yang berhasil menunjukkan dengan tepat 'faktor' yang mendorong beruang mampu melakukan hal luar biasa itu.

Pada tahun 2018, serum dari beruang yang berhibernasi menghasilkan pengurangan pergantian protein pada jaringan otot rangka manusia. Efek serupa juga telah ditunjukkan pada jaringan otot rangka dari tikus.

Untuk saat ini, hanya itu yang diketahui, tetapi Miyazaki bertekad untuk terus mencari jawaban.

"Dengan mengidentifikasi 'faktor' ini dalam serum beruang hibernasi dan mengklarifikasi mekanisme yang belum dijelajahi di balik 'otot yang tidak melemah, adalah mungkin untuk mengembangkan strategi rehabilitasi yang efektif pada manusia dan mencegah terbaring di tempat tidur di masa depan, " pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini