Share

Karyawan Twitter Jadi Mata-Mata Arab Saudi, Dihukum 20 Tahun Penjara

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 57 2645819 karyawan-twitter-jadi-mata-mata-arab-saudi-dihukum-20-tahun-penjara-JHVjZ5hTmd.jpg Karyawan Twitter jadi mata-mata Arab Saudi, dihukum 20 tahun penjara (Foto: The Verge/Alex Castro)

JAKARTA - Mantan karyawan Twitter bernama Ahmad Abouammo, dinyatakan bersalah karena menjadi mata-mata untuk pemerintah Arab Saudi.

Menurut laporan Bloomberg, hakim menjatuhkan putusannya di pengadilan federal San Francisco pada hari Selasa (9/8/2022), di mana Abouammo juga dihukum karena telah melakukan konspirasi, penipuan, pencucian uang, dan pemalsuan catatan.

Diketahui, Abouammo bekerja di Twitter sebagai manajer kemitraan media dan membantu tokoh-tokoh terkemuka di Timur Tengah dan Afrika Utara mempromosikan akun mereka.

Namun, ia memanfaatkan posisinya untuk mengakses alamat email, nomor telepon, dan tanggal lahir pengguna yang kritis terhadap pemerintah Saudi.

Dikutip dari The Verge, Kamis (11/8/2022), Abouammo kemudian mengirimkan informasi itu kepada pejabat Saudi antara November 2014 hingga Mei 2015 dan menerima hadiah sebagai imbalannya.

Untuk diketahui, pada 2019, Departemen Kehakiman mendakwa Abouammo dan mantan karyawan Twitter lainnya, Ali Alzabarah, dengan tuduhan spionase.

Badan tersebut kemudian memperluas tuduhan itu pada tahun 2020 untuk memasukkan orang ketiga, Ahmed Almutairi, yang diduga mengoordinasikan skemanya.

Baik Almutairi maupun Alzabarah tetap menjadi buronan pemerintah AS. Tahun lalu, aktivis hak asasi manusia Ali Al-Ahmed menggugat Twitter, mengklaim bahwa platform tersebut dapat berbuat lebih banyak untuk melindungi informasinya.

Menurut Bloomberg, jaksa menuduh Abouammo bekerja dengan ajudan Mohammed bin Salman, yang sekarang menjabat sebagai putra mahkota Arab Saudi, untuk menekan para pembangkang.

Abouammo berargumen bahwa dia hanya melakukan pekerjaannya dan menyalahkan Twitter karena tidak mengamankan data pengguna. Kendati demikian, Twitter menolak berkomentar.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini