Share

Facebook Bakal Jadikan Fitur Enkripsi end-to-end Sebagai Default di Messenger

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 57 2646823 facebook-bakal-jadikan-fitur-enkripsi-end-to-end-sebagai-default-di-messenger-ISQeqni7Rp.jpeg Facebook bakal jadikan fitur enkripsi end-to-end sebagai default di Messenger (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)

JAKARTA - Facebook dilaporkan bakal menjadikan fitur enkripsi end-to-end sebagai default atau pengaturan bawaan di Messenger. Jadi, pengguna tidak perlu lagi mengaktifkannya secara manual.

Fitur enkripsi end-to-end sebenarnya sudah ada sejak 2016 di Messeger, tetapi layanan itu sebelumnya harus diaktifkan secara manual oleh pengguna untuk setiap sesi obrolan individu.

Dikutip dari Antara, Jumat (12/8/2022), fitur enkripsi end-to-end memang diciptakan untuk menjaga percakapan di dalam aplikasi tetap aman.

Uji coba untuk mengaktifkan fitur enkripsi end-to-end secara otomatis akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan oleh Facebook.

Beberapa pengguna terpilih akan mencoba langsung secara otomatis bagaimana enkripsi end-to-end diaktifkan ketika mengakses layanan Messenger dari Facebook.

Bisa dibilang selain kata sandi atau password untuk mengamankan akun jejaring sosial, fitur enkripsi end-to-end menjadi lapisan kedua untuk mengamankan keamanan data dan privasi pengguna jejaring sosial.

Terutama dengan semakin banyaknya penipuan dan pencurian data dari jejaring sosial maka mengaktifkan fitur enkripsi end-to-end menjadi bermanfaat.

Selain mencoba untuk mengaktifkan fitur itu secara otomatis, Facebook juga menguji fitur enkripsi end-to-end pada akun yang terhubung di lebih dari satu perangkat.

Artinya ketika anda menghapus satu pesan di perangkat pertama, maka di perangkat lainnya juga akan ikut terhapus.

Tidak hanya pada layanan "Messenger", Facebook juga akan menguji kemampuan pengguna untuk menghapus pesan dan membalas pesan di Facebook Stories dengan kemampuan enkripsi end-to-end.

Dengan berfokus pada keamanan pengguna, Facebook juga akan menyediakan lapisan-lapisan keamanan tambahan saat pengguna melakukan pemulihan pesan yang sebelumnya terekam dalam enkripsi end-to-end misalnya seperti memasukkan PIN atau kode akses khusus untuk mendapatkan pesan tersebut.

Jika uji coba ini berhasil, maka Facebook berencana untuk merilisnya secara bertahap dan akan berlanjut hingga 2023.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini