Share

Celah Keamanan Zoom Ditemukan, Hacker Bisa Ambil Alih Perangkat dari Jauh

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2022 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 54 2647723 celah-keamanan-zoom-ditemukan-hacker-bisa-ambil-alih-perangkat-dari-jauh-HUDBara0aR.jpeg Celah keamanan Zoom ditemukan, hacker bisa ambil alih perangkat dari jauh (Foto: The Hacker News)

JAKARTA - Seorang peneliti keamanan siber, Patrick Wardle, mengklaim telah menemukan kerentanan pada opsi pembaruan otomatis Zoom.

Dilansir dari Engadget, Senin (15/8/2022), menurutnya kerentanan memungkinkan hacker mengambil alih perangkat Mac milik korban secara penuh.

Patrick menemukan setidaknya ada dua kerentanan di Zoom. Kerentanan pertama ada di sistem verifikasi keaslian untuk memastikan bahwa itu adalah versi baru aplikasi Zoom.

Dengan kata lain, ia bertugas memblokir penyerang agar tidak menipu penginstal pembaruan otomatis supaya mengunduh versi aplikasi yang lebih lama dan lebih rentan.

Patrick menemukan bahwa hacker dapat melewati pemeriksaan tanda tangan dengan menamai file malware mereka dengan cara tertentu. Dan begitu mereka masuk, mereka bisa mendapatkan akses root dan mengontrol Mac korban.

Sementara kerentanan kedua, bisa memberi hacker cara untuk menghindari perlindungan yang ditetapkan Zoom untuk memastikan pembaruan memberikan versi terbaru aplikasi.

Patrick dilaporkan telah menemukan ada kemungkinan untuk mengelabui alat yang memfasilitasi distribusi pembaruan Zoom, agar menerima versi perangkat lunak konferensi video yang lebih lama.

Zoom sebenarnya telah memperbaiki kerentanan itu. Namun, Patrick lagi-lagi menemukan bahwa perbaikan yang diluncurkan oleh aplikasi asal Amerika Serikat itu justru malah mengandung bug lain.

Dia menyampaikan, ada titik waktu antara verifikasi penginstal otomatis dari paket perangkat lunak dan proses instalasi sebenarnya yang memungkinkan penyerang untuk menyuntikkan kode berbahaya ke dalam pembaruan.

Paket yang diunduh untuk instalasi, tampaknya dapat mempertahankan izin baca-tulis aslinya yang memungkinkan pengguna mana pun untuk memodifikasinya.

Hal itu, berarti bahkan pengguna tanpa akses root dapat menukar isinya dengan kode berbahaya dan mendapatkan kendali atas komputer target.

Zoom mengatakan kepada The Verge, sekarang pihaknya sedang mengerjakan patch untuk kerentanan baru yang telah diungkapkan Patrick. Mereka juga menyarankan pengguna untuk terus menggunkan Zoom versi terbaru apapun alasannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini