Share

Jenis Data dari 17 Juta Pelanggan PLN yang Dijual Hacker

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 19 Agustus 2022 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 54 2650593 jenis-data-dari-17-juta-pelanggan-pln-yang-dijual-hacker-IPc0xm9KwA.jpg Jenis data dari 17 juta pelanggan PLN yang dijual hacker (Foto: Twitter/@nuicemedia)

JAKARTA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) dilaporkan tengah mengalami kebocoran data, jumlahnya hingga 17 juta lebih. Peretas (hacker) diketahui menjualnya di darkweb.

Pantauan Okezone, informasi ini turut diunggah ke Twitter oleh akun @nuicemedia pada hari ini, Jumat (19/8/2022), dan menyatakan terjadi pelanggaran data lagi.

"Oh betapa menyenangkannya melihat pelanggaran data lagi. Itu termasuk PLN, Microsoft, McKinsey, PwC, Huawei, China Railway, Huawei Tech Investment, Prudential, dan lain-lain," tweet @nuicemedia.

Turut diunggah tangkapan layar yang sepertinya berasal dari darkweb penjual data pelanggan. Tampak judul penjualan yang menuliskan bukan hanya 17 juta pelanggan PLN Indonesia yang diobral.

Berdasarkan tangkapan layar, 17 juta data penggan PLN diposting oleh seseorang dengan nickname loliyta. Dia menjabarkan apa saja data yang termuat di dalamnya.

"Hai, saya menjual 17 Juta lebih data PLN dengan field ID, Idpel, Nama, Nama Konsumen, Jenis Energi, Kwh, Alamat, No Meter, Unit Upi, Jenis Meter, Nama Unit Upi, Unit Ap, Nama Unit Ap, Unit Up, Nama Unit Up, Pembaruan Terakhir, Created At," tulis loliyta.

Selain itu, ada pula penjual data 21,7 ribu perusahaan Indonesia dan asing diunggah oleh pengguna dengan nickname toshikana pada 15 Agustus 2022.

"347GB dokumen rahasia dari 21,7 ribu perusahaan Indonesia + perusahaan asing (cabang)," demikian judul penjualan data di darkweb tersebut.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini