Share

Tahukah Anda, Burung Penenun Mampu Bikin Sarang Terbesar di Dunia

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Sabtu 20 Agustus 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 56 2650961 tahukah-anda-burung-penenun-mampu-bikin-sarang-terbesar-di-dunia-cdsUViZOTP.jpeg Tahukah Anda, burung penenun mampu bikin sarang terbesar di dunia (Foto: Earth Rangers)

JAKARTA - Ada ribuan spesies burung yang punya keunikan masing-masing. Salah satunya, yakni burung penenun atau burung social weaver.

Burung penenun (Philetairus socius), merupakan salah satu dari sejumlah burung kecil Afrika dari keluarga Ploceidae (ordo Passeriformes) yang sangat suka berteman dah hidup berkoloni.

Burung ini, dapat ditemukan sepanjang tahun di Afrika selatan dari Namibia ke Botswana dan Afrika Selatan. Ia menjadi burung lokal dan non-migrasi.

Habibat burung penenun sangat senang berada di sabana akasia di gurun Kalahari dan Namib. Rentangnya bertepatan dengan pepohonan yang kokoh dan rerumputan kering yang menyediakan bahan bangunan untuk membuat sarang besar.

Ciri fisik burung penenun, yaitu mereka kecil seperti burung kutilang, memiliki ekor pendek dan kaki berwarna coklat tua. Bulu burung berwarna coklat yang samar.

Jantan dan betina dewasa burung ini serupa dalam penampilan. Paruhnya berwarna biru-abu-abu dan menonjol dengan tenggorokan berwarna hitam.

Sedangkan, burung penenun remaja memiliki paruh berwarna tulang dan tidak memiliki warna tenggorokan gelap seperti burung dewasa.

Burung penenun adalah pemakan serangga yang 80% menjadi makanan wajib mereka. Sebagai adaptasi untuk hidup di Gurun Kalahari yang kering, di mana genangan air langka, penenun memeroleh semua airnya dari serangga.

Mereka juga memakan benih dan produk tanaman lainnya. Mereka mencari makan sebagian besar di tanah, dan juga di kulit kayu atau daun pohon.

Meskipun burung penenun tergolong ke dalam spesies burung dengan tubuh kecil, mereka adalah spesies yang bisa membuat sarang terbesar di dunia.

Sarang mereka bersifat permanen karena dapat bertahan selama ratusan tahun. Dan memiliki sistem keamanan yang cukup baik, yaitu berupa pintu masuk yang dilengkapi dengan potongan-potongan kayu tajam untuk mencegah pemangsa masuk.

Burung penenun memanfaatkan beberapa bahan bangunan yang berbeda, dimulai dengan struktur dasar anyaman ranting.

Mereka kemudian melapisi interior dengan rumput dan bulu. Mereka membangun pintu masuk pribadi sepanjang 10 inci, lebar satu inci dibuat dengan kayu runcing yang mengarah ke bawah untuk mencegah pemangsa.

Kemudian setiap pasangan akan memiliki rumah pribadi. Sebagian besar kamar dapat menampung tiga atau empat burung sekaligus. Sarang ini memiliki manfaat tersendiri bagi burung penenun.

Gavin Leighton, seorang ahli biologi di University of Miami, mengatakan sarang burung penenun menpunyai manfaat termal.

"Saya pikir suhu malam hari adalah 30 atau 35, dan suhu di dalam ruangan dengan tiga atau empat burung di dalamnya adalah 70 atau 23 derajat Celcius. Jadi ada manfaat termal yang sangat besar untuk tinggal di sarang raksasa ini.”

Ruangan dalam sarang penenun bersifat menyimpan panas sehingga digunakan pada saat malam hari. Sedangkan ruangan luar yang relatif lebih dingin digunakan pada saat siang hari.

Ruang tengah menahan panas dan digunakan untuk bertengger di malam hari. Ruang luar digunakan untuk naungan siang hari dan mempertahankan suhu 7-8 derajat Celcius di dalam, sementara suhu luar dapat berkisar antara 16–33 derajat Celcius.

Diketahui berat sarang burung penenun bisa mencapai 1 ton. Sarang dibangun di pohon besar dan kokoh seperti pohon akasia atau bahkan tiang listrik.

Pohon yang umumnya digunakan untuk membuat sarang burung penenun adalah Acacia erioloba, Boscia albitrunca, dan Aloidendron dichotomum.

Sarang burung penenun akan tampak seperti tumpukan jerami besar di pohon. Jika dilihat dari bawah, pintu masuk ke dalam sarang dapat terlihat. Hal itu memberikan tampilan seperti sarang madu.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini