Share

Respons Telkom Soal 26 Juta Data Pelanggan IndiHome Bocor

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 54 2651959 respons-telkom-soal-26-juta-data-pelanggan-indihome-bocor-IbkHvmtkqu.jpg Respons Telkom soal 26 juta data pelanggan IndiHome bocor (Foto: Telkom Indonesia)

JAKARTA - Telkom telah merespons persoalan kebocoran 26 juta data pengguna IndiHome yang saat ini tengah menjadi sorotan, terutam di media sosial.

Dengan tegas, perusahaan plat merah itu menyatakan selalu menjaga keamanan data pelanggan serta tidak pernah memperjualbelikan data pelanggan.

"Dapat dipastikan bahwa Telkom berkomitmen menjamin keamanan data pelanggan dengan sistem keamanan siber yang terintegrasi dan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama," kata Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, dikutip dari Antara, Senin (22/8/2022).

Lebih lanjut, Pujo mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi internal untuk mengecek dan memastikan validitas data pelanggan IndiHome yang dikabarkan bocor.

Ia juga menyebut Telkom mematuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan.

Sebelumnya, data milik pelanggan Indihome diduga bocor dan dibagikan secara cuma-cuma di forum online.

Pakar keamanan siber Teguh Aprianto dengan akun @secgron menyebut setidaknya ada 26 juta data yang bocor yang mencakup browsing history, nama pelanggan, jenis kelamin, hingga NIK.

"Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan. Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK," cuit @segron.

"BUMN satu ini jahat banget kelakuannya. Contohnya di baris pertama mas-mas ini kebetulan lagi buka bokep lalu browsing historynya dicuri & diidentifikasi nama, jenis kelamin dan juga NIK miliknya dari data pelanggan. Bayangin kalau ini digunakan untuk mempermalukan seseorang," lanjutnya.

Kominfo sendiri, dalam siaran persnya mengaku sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan insiden tersebut.

Kominfo juga mengatakan akan segera melakukan pemanggilan terhadap manajemen Telkom untuk mendapatkan laporan dan langkah tindak lanjut Telkom terkait dengan dugaan insiden.

Selain itu, kominfo juga menyebut akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom. Dan di saat bersamaan, berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini