Share

Data PLN dan IndiHome Bocor, Ini yang Dilakukan Kominfo

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 54 2651990 data-pln-dan-indihome-bocor-ini-yang-dilakukan-kominfo-K7pJp0Elvu.jpg Data PLN dan IndiHome bocor, ini yang dilakukan Kominfo (Foto: Kominfo)

JAKARTA - Kabar data PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan IndiHome bocor telah tersebar luas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini telah mengambil tindakan.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel A. Pangerapan, mengatakan bahwa pada kasus PLN pemerintah sudah melakukan pemanggilan terhadap manajemen PLN.

"Pihak PLN melaporkan bahwa sedang melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap sistem keamanan siber PLN," kata Samuel dalam keterangan pers, dikutp Senin (22/8/2022).

Samuel menerangkan, di saat bersamaan PLN juga melakukan peningkatan sistem perlindungan data pribadi pelanggan PLN.

"PLN juga menyampaikan bahwa sistem operasional teknologi informasi PLN masih dalam kondisi aman dan pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

Dia menyampaikan, upaya peningkatan keamanan sistem pelindungan data pribadi PLN juga tengah dilakukan bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Kominfo telah menyampaikan rekomendasi teknis kepada PLN guna meningkatkan pelindungan data pribadi pelanggan PLN," terang Dia.

Selanjutnya, lanjut Samuel, Kominfo akan terus mereview pemenuhan kewajiban PLN terhadap ketentuan pelindungan data pribadi yang berlaku serta kewajiban lain yang terkait sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, pada kasus IndiHome Samuel mengungkapkan bahwa Kominfo tengah melakukan pendalaman terhadap dugaan insiden kebocoran data.

"Kominfo juga akan segera melakukan pemanggilan terhadap manajemen Telkom untuk mendapatkan laporan dan langkah tindak lanjut Telkom terkait dengan dugaan insiden," terang Samuel.

Ia mengutarakan, Kominfo akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom, dan di saat bersamaan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini