Share

Siaran TV Analog di Jakarta Mulai Besok Dimatikan

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 24 Agustus 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 54 2653595 siaran-tv-analog-di-jakarta-mulai-besok-dimatikan-yFWQGuwD61.jpg Siaran TV analog di Jakarta mulai besok dimatikan (Foto: Unsplash)

JAKARTA - Siaran TV analog di kawasan Jakarta mulai besok, Kamis (25/8/2022), bakal resmi dimatikan dan digantikan dengan siaran TV digital.

Hal tersebut, merupakan bagian dari penerapan Analog Switch Off (ASO). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri, mengaku siap untuk menerapkan ASO ini.

"ASO di Jakarta pada 25 Agustus ini, mudah-mudahan ASO di Jakarta berjalan dengan lancar," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali, dalam keterangannya akhir pekan lalu.

Marullah mengatakan, Jakarta tentu siap dalam upaya menuju penghentian penyiaran analog serta migrasi penyiaran digital.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendukung amanat undang-undang dengan harapan program nasional ASO ini dapat terlaksana dengan baik," ujar Marullah.

Perpindahan teknologi siaran dari analog ke digital tersebut, lanjut dia, merupakan sebuah keniscayaan. Pemerintah daerah berperan mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga mendistribusikan bantuan set top box gratis TV digital kepada rumah tangga miskin.

Melalui Dinas Kominfotik, Pemprov DKI Jakata, Marullah menyebutkan, telah memverifikasi dan menetapkan jumlah bantuan untuk rumah tangga miskin di wilayahnya sesuai dengan kriteria pemerintah pusat.

Totalnya, mencapai 123.888, di mana mereka memiliki TV analog di rumahnya.

"Tetapi, informasi yang kami dapatkan saat ini penerima bantuan set top box gratis TV digital di wilayah Provinsi Jakarta itu sejumlah 50.059 rumah tangga," terang dia.

"Jadi, ini kurang dari separuhnya. (Data penerima itu-red) itu belum termasuk warga di Kepulauan Seribu yang mencapai 30 ribuan warga, tidak termasuk 50.059 rumah tangga," paparnya.

Menurutnya, melihat ada ketimpangan jumlah sasaran penerima bantuan set top box gratis, Marullah berharap ke depannya ada perluasan infrastruktur sinyal TV digital dan juga masyarakat kurang mampu.

"Dengan begitu masyarakat DKI Jakarta mudah-mudahan menikmati siaran televisi yang lebih berkualitas, yaitu TV digital," tutur Marullah.

Sementara itu, migrasi TV analog ke digital ini telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini