Share

Bangkai "Kraken" Ditemukan Terdampar di Pantai Afrika

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 24 Agustus 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 56 2653456 bangkai-kraken-ditemukan-terdampar-di-pantai-afrika-wThd9VtH5Y.jpg Bagkai "kraken" ditemukan terdampar di pantai Afrika (Foto: Twitter/@TimDee4)

JAKARTA - Bangkai "kraken" atau cumi-cumi raksasa sepanjang 4,2 meter terdampar di pantai Scarborough Beach di Cape Town, Afrika Selatan.

Dikutip dari Metro, Rabu (24/8/2022), ahli menyebutkan bahwa cumi-cumi raksasa ini dikenal sebagai Architeuthis dux, yang merupakan spesies penghuni laut dalam.

"Meskipun cumi-cumi besar lainnya ada, saya cukup yakin ini adalah cumi-cumi raksasa sejati," kata Mike Vecchione, ahli zoologi invertebrata National Oceanic and Atmospheric Administration kepada Live Science.

Para ahli kemudian mengumpulkan sampel jaringan dari bangkai cumi-cumi raksasa ini di Pantai Scarborough. Dan sampel jaringan yang dikumpulkan akan segera diperiksa oleh para peneliti di Museum Afrika Selatan Iziko.

Cumi-cumi raksasa yang terakhir kali terdampar di Afrika Selatan berukuran sekitar 3,5 meter. Itu masih lebih kecil dari cumi-cumi yang baru saja terdampar.

Namun, ukuran cumi-cumi raksasa ini masih jauh lebih kecil dari cumi-cumi terbesar di dunia. Untuk diketahui, cumi-cumi terbesar di dunia pernah terlihat dan dilaporkan berukuran 13,1 meter.

Sayangnya, hingga saat ini tidak jelas penyebab kematian cumi-cumi raksasa, tetapi para ilmuwan menduga itu mungkin karena ditabrak oleh baling-baling kapal.

“Namun ini sulit dibuktikan tanpa saksi. Literatur menunjukkan, mereka muncul ke perairan yang lebih dangkal karena mereka menampilkan perilaku yang disebut migrasi vertikal diel,” kata Dylan Clarke, seorang ilmuwan kelautan dan kurator di Museum Afrika Selatan Iziko.

"Dengan kata lain, mereka menjelajah ke perairan yang lebih dangkal pada malam hari untuk mencari makan dan bermigrasi kembali ke perairan yang lebih dalam pada siang hari," terangnya.

Cumi-cumi raksasa sebagian besar terlihat di pantai Selandia Baru dan pulau-pulau Pasifik, di sisi timur dan barat Atlantik Utara, dan di Atlantik Selatan di sepanjang pantai Afrika.

Follow Berita Okezone di Google News

Monster laut dalam tidak pernah difoto hidup-hidup sampai tahun 2002 dan hanya tertangkap kamera untuk pertama kalinya pada tahun 2006.

Berkat sifatnya yang sulit dipahami, makhluk-makhluk itu dikelilingi oleh legenda dan dianggap sebagai Kraken.

“Ketersediaan informasi tentang cumi-cumi raksasa relatif buruk dan didasarkan pada hewan mati atau sekarat yang telah terdampar di pantai atau ditangkap dengan jaring pukat komersial,” kata Clarke.

Cumi-cumi raksasa mampu tumbuh hingga 13,1 meter panjangnya dan beratnya bisa mencapai satu ton.

Kendati demikian, sangat sedikit yang diketahui tentang cumi-cumi raksasa karena mereka hidup di beberapa bagian laut yang paling tidak ramah dan terdalam.

Cumi-cumi raksasa adalah invertebrata terbesar di planet ini dan telah ditemukan di semua lautan dunia. Mereka memiliki delapan kaki dan dua tentakel panjang yang mereka gunakan untuk menangkap mangsa.

Makhluk itu, bergerak melalui lautan dengan menyedot air melalui mantel mereka sebelum memaksanya keluar melalui bagian belakang tubuh mereka.

Bersama sepupu mereka, cumi-cumi Kolosal, cumi-cumi raksasa memiliki mata terbesar di dunia. Mata mereka dapat mengukur diameter hingga 25,4 cm dan membantu mereka menangkap mangsa di kedalaman laut.

Diketahui, cumi-cumi raksasa bertahan hidup dengan pola makan ikan, udang, dan cumi-cumi kecil lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini