Share

Sains Jelaskan Proses Gunung Meletus, Alquran Memaknainya Kiamat

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 56 2654533 sains-jelaskan-proses-gunung-meletus-alquran-memaknainya-kiamat-CYN72jq9MJ.jpg Sains jelaskan proses gunung meletus, Alquran memaknainya kiamat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bencana alam gunung meletus menjadi tanda terjadinya kiamat kecil (sugra), ternyata fenomena ini sudah lama dijelaskan Alquran dan sains.

Diterangkan bahwa gunung memiliki fungsi sebagai pasak Bumi. Letusan gunung berapi sendiri, merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah erupsi.

Bahaya letusan gunung berapi dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami, dan banjir lahar.

Dirangkum dari buku Sains berbasis Alquran karya Ridwan Abdullah Sani, pada hari kiamat yang sesungguhnya, keadaan akan lebih dahsyat.

Gunung berapi akan meletus secara serentak, saat gunung-gunung di Bumi meletus, akan muncul muntahan lahar yang sangat panas.

Peristiwa letusan gunung berapi sebagai tanda kiamat telah disebutkan dalam firman Allah SWT, di mana lahar akan berpencar ke penjuru Bumi dan mengenai seluruh makhluk hidup:

يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِۙ

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِۗ

"Allah menggambarkan dahsyatnya hari kiamat melalui dua hal, yaitu keadaan manusia dan gunung-gunung. Pada hari kiamat itu manusia seperti laron yang beterbangan. Mereka berlarian tidak tentu arah, kacau balau, dan tidak lagi menghiraukan sekelilingnya. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan." (QS. Al-Qari'ah: 4-5)

Andai sebuah gunung meletus, abunya dapat beterbangan menutupi atmosfer Bumi.

Kemudian, debu yang menutupi langit bisa bikin sinar Matahari terhalang dan cuaca di Bumi menjadi dingin seketika.

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ

يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih," (QS. Ad-Dukhan: 10-11)

Ketika oksida belerang memenuhi udara, bahaya yang menimpa kehidupan di Bumi adalah terjadinya hujan asam.

Kondisi tersebut, akan membuat hewan dan manusia sangat menderita.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini