Share

Pajak Penggunaan GPU Berdasarkan Kapasitas VRAM Akan Diberlakukan

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2022 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 57 2655307 pajak-penggunaan-gpu-berdasarkan-kapasitas-vram-akan-diberlakukan-fSPymScTqo.JPG Pajak penggunaan GPU berdasarkan kapasitas VRAM akan diberlakukan (Foto: TechSpot)

JAKARTA - Harga untuk kartu grafis (GPU) perlahan mulai turun, di mana sejak dua tahun terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Disadur dari TechSpot, Jumat (26/8/2022), kini kabarnya pemerintah Pakistan berencana bakal mengenakan pajak di setiap pembeliannnya.

Hal ini, berlaku untuk GPU impor. Alih-alih menilai kartu secara individual, Pakistan akan menilai setiap GPU hanya berdasarkan kapasitas VRAM-nya.

Pajak akan dikenakan sebesar 36 persen dari harga dalam Rupee Pakistan. Adapun kapasitas VRaM yang akan dikenakan pajak mulai dari 4GB hingga 24GB.

Misalnya, sistem baru mengasumsikan nilai $196 atau Rp2,9 jutaan untuk GPU 8GB. Nilai tukar saat ini, membawanya ke Rs. 42.561 atau Rp2,8 jutaan, dan pajak 36 persen menjadikan harga GPU tersebut bertambah Rs. 15.321,96 atau Rp1 jutaan.

Namun, sulit untuk membedakan kapasitas GPU secara fisik kecuali mengikuti peringkat benchmark. Nama yang diberikan produsen pada kartu seringkali membingungkan.

Bagi petugas bea cukai yang melihat kotak GPU, VRAM mungkin nomor termudah untuk mengatahui perbedaannya, tetapi itu jelas tidak menunjukkan bagaimana peringkatnya.

Mencoba untuk membuat beberapa pesanan dengan bea masuk dapat dimengerti. Sayangnya, membandingkan nilai GPU lebih rumit dari yang seharusnya.

Namun, perlu diingat ini masih rencana, belum jelas kapan kebijakan akan mulai diberlakukan.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini