Share

4 Mitos Tentang Luar Angkasa yang Tak Boleh Dipercayai

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2022 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 30 56 2657313 4-mitos-tentang-luar-angkasa-yang-tak-boleh-dipercayai-t95KsER6M7.jpg 4 mitos tentang luar angkasa yang tak boleh dipercayai (Foto: NASA)

JAKARTA - Ada empat mitos tentang luar angkasa yang tidak boleh dipercayai. Luar angkasa sendiri, merupakan misteri yang masih terus diupayakan oleh para astronom untuk dipecahkan.

Teleskop ruang angkasa seperti James Webb telah memberi pandangan lebih dekat pada alam semesta, masih banyak yang tidak diketahui tentang dunia di luar Bumi.

Seperti sesuatu yang misterius, mitos tentang luar angkasa juga berlimpah. Tetapi tidak semua yang Anda baca atau dengar itu benar semuanya.

Berikut adalah empat mitos luar angkasa yang tidak boleh Anda percayai menurut Joshua Hawkins yang dilansir dari BGR, Selasa (30/8/2022).

1. Bintang berkelap-kelip di malam hari

"Twinkle, twinkle, little star" mungkin salah satu lagu anak-anak yang paling ikonik, namun itu belum tentu benar. Bintang memang tampak berkelap-kelip di malam hari, tetapi itu sebenarnya bukan karena mereka berkedip.

Bintang, seperti Matahari, sebenarnya bersinar sepanjang waktu. Namun, saat cahaya mereka bergerak melalui ruang angkasa menuju Bumi, ia melewati berbagai gas dan puing-puing.

Rintangan-rintangan ini, menyebabkan bintang-bintang tampak seolah-olah berkelap-kelip. Hal itu memang membuat jingle yang bagus, namun tidak benar.

2. Merkurius adalah planet terpanas di tata surya

Merkurius berada tepat di sebelah Matahari. Dengan demikian, ini adalah planet terpanas di tata surya. Merkurius mungkin berada tepat di sebelah Matahari, tetapi mitos ruang angkasa ini tidak menjelaskan suhu luar biasa tinggi yang terlihat di planet seperti Venus.

Untuk konteksnya, suhu di Merkurius bisa mencapai hampir 426,6 derajat Celcius di siang hari. Namun, Venus, yang dua kali lebih jauh dari Matahari kita, mengalami suhu siang hari hingga 462,2 derajat Celcius.

Hal itu berarti Merkurius bukanlah planet terpanas di tata surya. Tetapi kondisi di sana masih bisa merebus siapa pun yang datang terlalu dekat dengannya.

Tentu saja, salah satu hal terbesar yang perlu diingat dengan mitos ruang angkasa ini adalah bahwa atmosfer Merkurius tipis. Jadi, suhu permukaannya turun drastis saat menjauhi Matahari.

Namun, Venus memiliki atmosfer yang jauh lebih tebal, sehingga menyimpan semua panas yang tersimpan di planet ini.

3. Tubuh meledak di luar angkasa tanpa baju khusus astronot

Mungki di antara kita pernah melihat film fiksi ilmiah lama di mana helm luar angkasa seseorang retak, dan kemudian tiba-tiba seluruh tubuh mereka meledak.

Namun, pada kenyataannya, ruang angkasa tidak menyebabkan tubuh manusia meledak. Sebaliknya, karena ruang angkasa tidak memiliki suhu, suhu tubuh Anda berada pada titik didih dalam ruang hampanya.

Jadi, ketika pakaian antariksa Anda, atau pelindung lainnya rusak, tubuh Anda mulai mendidihkan semua air di dalamnya. Hal ini menyebabkan air dalam jaringan atau darah menguap, dan tubuh Anda mulai membengkak.

Kemudian, setelah sekitar sepuluh detik, Anda kehilangan kesadaran dan kemudian mati. Untungnya tidak ada ledakan, seperti yang ditunjukkan oleh mitos luar angkasa ini.

4. Saturnus adalah satu-satunya planet yang memiliki cincin di tata surya kita

Saturnus begitu terkenal karena cincin indah yang mengelilinginya. Tetapi Saturnus bukan satu-satunya planet di tata surya yang memiliki cincin?

Yang benar adalah Saturnus merupakan satu-satunya planet dengan cincin yang jelas di sekitarnya. Planet lain seperti Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga memiliki cincin.

Namun, cincin planet-planet itu hampir tidak terlihat seperti Saturnus, itulah sebabnya mitos ruang angkasa ini telah menyebar sebanyak itu.

Kebenaran tentang luar angkasa adalah masih sangat misterius, dan para astronot mempelajari hal-hal baru tentangnya setiap hari. Bahkan hal-hal yang kita anggap fakta sekarang bisa berubah suatu saat nanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini