Share

Peredaran Email Spam Terbanyak Ada di Kawasan Asia Pasifik, Indonesia Termasuk

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2022 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 54 2658337 peredaran-email-spam-terbanyak-ada-di-kawasan-asia-pasifik-indonesia-termasuk-hdRjgaSiev.jpg Peredaran email spam terbanyak ada di kawasan Asia Pasifik, Indonesia Termasuk (Foto: Pixabay)

JAKARTA - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, merilis laporan baru dan menunjukkan bahwa email spam paling banyak beredar di kasawan Asia Pasifik.

Peneliti senior tim riset dan analisis global Kaspersky, Noushin Shabab, mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemantauan terus-menerus yang dilakukan terhadap Advanced Persistent Threats (APTs) saat ini dan yang baru di mana beroperasi di Asia Pasifik.

"Sebagian besar pelaku ancaman terkenal menggunakan phishing bertarget yang disebut spearphishing untuk membobol sistem organisasi," kata Shabab, dikutip dari Antara, Rabu (31/8/2022).

Mereka mendapati 24 persen spam beredar di wilayah Asia Pasifik berdasarkan deteksi platform. Lebih dari separuh (61,1 persen) menargetkan pengguna Kaspersky di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Jepang, dan Taiwan.

Dijelaskan bahwa sda tiga faktor yang menyebabkan email spam banyak beredar di Asia Pasifik.

Pertama, yaitu populasi yang besar. Wilayah Asia Pasifik memiliki hampir 60 persen populasi dunia, dengan begitu ada lebih banyak calon korban di wilayah ini dibandingkan wilayah lain di dunia.

Kedua, Asia Pasifik tergolong tinggi dalam adopsi layanan elektronik dalam kegiatan sehari-hari, misalnya belanja online.

Terakhir, pandemi yang berkepanjangan menyebabkan aktivitas luar ruangan terbatas sehingga masyarakat harus berkegiatan dari rumah.

Pada kasus bekerja dari rumah, misalnya, karyawan membawa perangkat kerja ke rumah. Perlindungan jaringan internet belum tentu sebaik di kantor.

Email spam sebenarnya bukan serangan yang kompleks secara teknologi, tetapi, tetap bisa menimbulkan ancaman besar bagi individu dan perusahaan jika dilakukan dengan teknik rekayasa sosial yang canggih.

Serangan email spam biasanya digunakan penjahat siber untuk mendapatkan uang dan melakukan penipuan dengan teknik phishing.

Teknik phishing digunakan untuk mendapatkan kata sandi, nomor rekening bank, nomor kartu kredit dan data-data penting lainnya.

Selain itu, email spam juga digunakan untuk menyebarkan malware ke komputer penerima.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini