Share

Kemajuan Satelit Eksplorasi Matahari Petama China, 100 Erupsi Teramati

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2022 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 56 2658321 kemajuan-satelit-eksplorasi-matahari-petama-china-100-erupsi-teramati-5wGQMVizAi.jpg Kemajuan satelit eksplorasi Matahari pertama China, 100 erupsi teramati (Foto: CGTN)

JAKARTA - Satelit eksplorasi Matahari pertama China dilaporkan mengalami kemajuan, kini telah mengamati hampir 100 erupsi di pusat Tata Surya.

Laporan Xinhua menyebutkan, satelit itu juga menyelesaikan eksperimen dan uji di orbitnya, ini berasarkan pengakuan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA).

Data ilmiah dari sejumlah observasi satelit tersebut secara resmi dirilis dan dibagikan kepada dunia, tutur Zhao Jian, kepala perancang proyek Gaofen China.

Diluncurkan pada Oktober tahun lalu, satelit Xihe beroperasi di orbit sinkron Matahari di ketinggian rata-rata 517 kilometer, dengan spektrometer pencitraan Hα Matahari sebagai muatan ilmiah utamanya.

Satelit ini, berhasil untuk pertama kalinya secara global mendapatkan struktur halus (fine structure) dari garis spektrum Hα, SiI, dan FeI Matahari di orbit, yang dapat secara langsung merefleksikan karakteristik erupsi matahari, urai Zhao.

Melalui kerja sama dengan China Aerospace Science and Technology Corporation, Universitas Nanjing, dan Akademi Ilmu Pengetahuan China, CNSA berhasil melaksanakan verifikasi performa di orbit dan aplikasi teknik dari teknologi platform satelit dengan stabilitas dan presisi ultratinggi.

Tidak seperti desain tradisional, platform satelit baru ini menggunakan teknologi kontrol levitasi magnetik (magnetic levitation/maglev) untuk memastikan bahwa pencitraan muatan tidak terpengaruh oleh vibrasi platform serta mendapatkan pencitraan yang lebih stabil dan akurat, lanjut Zhao.

Teknologi ini diharapkan dapat digunakan dalam misi luar angkasa masa depan China, termasuk pengindraan jarak jauh resolusi tinggi, deteksi stereoskopik matahari, dan penemuan planet ekstrasurya, imbuh Zhao.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini