Share

Rating Aplikasi MyPertamina Masih Jelek untuk Android dan iOS

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 57 2658743 rating-aplikasi-mypertamina-masih-jelek-untuk-android-dan-ios-3VjA3QAYCv.JPG Rating aplikasi MyPertamina masih jelek untuk Android dan iOS (Foto: Google Play)

JAKARTA - Rating aplikasi MyPertamina baik untuk Android atau iOS ternyata masih jelek. Padahal, satu juta unit kendaraan sudah mendaftar untuk beli BBM subsidi.

Pantuan Okezone, di Google Play Store aplikasi MyPertamina hingga sekarang cuma mendapatkan 1,4 dari skala 5. Nilai ini, berdasarkan 294 ribu ulasan, dan telah didownload 5 juta pengguna.

"Setelah masuk di data diri, lalu klik edit data buat menambahkan data kendaraan, kok malah data kendaraan sebelumnya hilang semua, jadi ngelengkapin lagi. Sudah dilengkapi, malah loading lama, terus gak masuk datanya," tulis seorang pengguna, dikutip Kamis (1/9/2022).

Sedangkang, di App Store aplikasi MyPertamina memeroleh rating hanya 2,0 dari skala 5. Nilai ini, berdasarkan 17,7 ribu ulasan.

"Pakai MyPertamina bukannya lebih dipermudah dan dapat promo malah jadi susah, terkadang operator SPBUnya gak bisa pakai, kadang error katanya gak bisa digunakan," ujar seorang pengguna.

Catatan Okezone per 30 Juni 2022, MyPertamina banyak sekali mendapatkan bintang satu. Bahkan, dari 122 ribu ulasan, aplikasi ini secara total hanya mendapatkan rating 1,8 dari skala 5.

Dari keterangan yang ada di Google Play, MyPertamina telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna pada waktu itu.

Lalu, pada 6 Juli 2022, bukannya semakin baik, rating MyPertamina justru makin jelek. Cuma sentuh nilai 1,2 (skala 5) dari 258 lebih ulasan dengan total unduhan 5 juta lebih.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga mengklaim lebih dari satu juta unit kendaraan telah mendaftar dalam Program Subsidi Tepat melalui platform MyPertamina.

"Hingga akhir Agustus ini sudah lebih dari satu juta unit kendaraan yang didaftarkan dalam Program Subsidi Tepat. Dari seluruh kendaraan tersebut sedikit ada pergeseran, di mana persentase jenis kendaraan Pertalite hampir 70% dan kendaraan pengguna Solar subsidi yang didaftarkan meningkat menjadi lebih dari 30%," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting seperti dilansir Antara, di Jakarta, Rabu (31/8/20220) malam.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini