Share

Ekstensi Google Chrome yang Berbahaya Ini Telah Diakses 1,4 Juta Pengguna

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Jum'at 02 September 2022 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 02 57 2659480 ekstensi-google-chrome-yang-berbahaya-ini-telah-diakses-1-4-juta-pengguna-9Noxy6HbVA.JPG Ekstensi Google Chrome yang berbahaya ini telah diakses 1,4 juta pengguna (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Google Chrome ternyata mengandung sejumlah ekstensi berbahaya, bahkan disebut telah diakses oleh banyak penggunanya, di mana menyentuh angka 1,4 juta.

Diolah dari ZDNET, Jumat (2/9/2022), siapa sangka ternyata ada beberapa ekstensi berbahaya di Google Chrome yang meniru tampilan ekstensi populer untuk membahayakan privasi pengguna.

Padahal, ekstensi Google Chrome diciptakan untuk memudahkan penggunanya dalam mengoperasikan peramban tersebut.

Misalnya, membantu pengguna memperbaiki tata bahasa, mengambil tangkapan layar, dan menonton film favorit bersama teman.

Kendati demikian, ada ekstensi berbahaya yang mengarahkan pengguna ke situs phising dan memasukan ID afiliasi ke cookie situs eCommerce.

Menurut perusahaan keamanan siber McAfee, ekstensi juga melacak aktivitas penjelajahan pengguna, dan setiap kunjungan situs web di kirim ke server yang dimiliki oleh pembuaat ekstensi.

Akhirnya, pembuat ekstensi dengan mudah dapat memasukan kode ke situs web eCommerce yang dikunjungi oleh pengguna, dan menerima pembayaraan afiliasi untuk item yang dibeli pengguna.

Akibatnya, ada pelanggaran privasi implisit ke pada konsumen saat data penelusuran dibagikan.

Berikut lima ekstensi berbahaya yang sudah memengaruhi 1,4 juta pengguna:

1. Netflix Party,

2. Netflix Party 2,

3. FlipShope – Price Tracker Extension,

4. Full Page Screenshoot Capture – Screenshotting,

5. AutoBuy Flash Sales.

Adapun cara terbaik untuk menghindari ancaman serupa terjadi pada Anda, yakni tetap berhati-hati saat memasang ekstensi Chrome.

McAfee juga menyarankan agar pengguna memperhatikan permintaan ekstensi izin yang ditampilkan Chrome sebelum memasang ekstensi.

Pengguna harus mengambil Langkah ekstra untuk memverifikasi keaslian ekstensi sebelum memberikan izin apapun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini