Share

Berkaca dari Data SIM yang Bocor, Simak Cara Cek Keamanan Ponsel Kamu

Cita Zenitha, Jurnalis · Senin 05 September 2022 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 54 2660879 berkaca-dari-data-sim-yang-bocor-simak-cara-cek-keamanan-ponsel-kamu-vooLjVA2u8.jpg Berkaca dari data SIM yang bocor, simak cara cek keamanan ponsel kamu (Foto: TechPatro)

JAKARTA - Berkaca dari data SIM yang bocor, simak cara cek keamanan ponsel kamu. Kebocoran data pada kartu SIM sangat merugikan pengguna alat telekomunikasi.

Kartu SIM operator telepon banyak digunakan masyarakat melancarkan kegiatan telekomunikasi. Untuk dapat menggunakan kartu SIM kita harus registrasi terlebih dahulu. Dalam kartu SIM berkaitan dengan identitas pengguna dan jaringan yang digunakan.

Kartu SIM memuat data-data pribadi yang sangat riskan dan patut dijaga kerahasiaannya. Namun insiden tidak mengenakan melibatkan 1,3 miliar nomor telepon terjadi. Data diri pengguna SIM telah dibobol oleh hacker dan dijual ke website terlarang.

Kendati demikian, masyarakat dapat mengecek apakah nomor teleponnya dibobol atau tidak. Simak cara cek keamanan ponsel kamu sebagai berikut, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Berkaca Dari Data SIM yang Bocor, Simak Cara Cek Keamanan Ponsel Kamu

1. Cukup buka situs https://periksadata.com/simcardkominfo/ melalui ponsel atau PC

2. Kemudian masukan nomor telepon yang digunakan dalam kolom yang telah disediakan

3. Klik “Periksa Sekarang”

Setelah itu, akan muncul pemberitahuan nomor bocor atau tidak. Pemberitahuan tersebut berbunyi "Data kamu tidak termasuk di dalam sampel yang diberikan oleh pelaku sebanyak 2 juta data". Selanjutnya tertulis “Tapi kemungkinan data kamu ikut bocor bersamaan dengan 1,3 miliar data registrasi nomor HP lainnya”.

Bagaimanapun, cara ini bukan jaminan bahwa nomor telepon anda aman dari hack. Pengguna harus tetap berhati-hati dalam menjaga data dirinya.

Membuat Resah Masyarakat

Bocornya data pribadi tentu sangat meresahkan masyarakat. Dengan adanya kejadian ini mendesak pemerintah untuk membuat regulasi mengenai UU Perlindungan Data Pribadi.

Dengan tidak adanya UU tersebut, maka tidak adanya upaya negara untuk memaksa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) memberikan keamanan kepada penggunaannya. Dengan begitu pengawasan dan perlindungan masyarakat juga menjadi tidak jelas.

Sudah seharusnya pemerintah dan PSE melakukan pengamanan yang ketat terhadap data masyarakat dan memberikan sanksi berat kepada penyalahgunaan data pribadi.

Baik Dukcapil, Kominfo, bahkan PSE seperti lempar tangan dan tidak mengakui kebocoran data datangnya dari server mereka. Padahal semua data masyarakat mereka yang memiliki kewenangan untuk menyimpan.

(amj)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini