Share

Identitas Hacker Pembobol 1,3 Miliar Data Kartu SIM Masih Didalami

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 05 September 2022 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 54 2661230 identitas-hacker-pembobol-1-3-miliar-data-kartu-sim-masih-didalami-80GIpYkhat.JPG Identitas hacker pembobol 1,3 miliar data kartu SIM masih didalami (Foto: TechSpot)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan, pihaknya bersama dengan tim Cyber Crime Polri masih mendalami siapa peretas (hacker) data 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM.

Lewat konferensi pers yang digelar Senin (5/9/2022), Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan bahwa pendalaman terhadap identitas hacker masih terus dilakukan.

"Pendalaman hacker dan darimana asalnya masih diinvestigasi. Yang jelas pelaku hack terancam pidana. Bagi yang ngehack, kamu berhadapan dengan hukum, bukan kami (Kominfo)," ungkap pria yang kerap disapa Semy itu.

Meski demikian, bisa diketahui bahwa kebocoran data pertama kali dibagikan oleh pengguna BreachForums dengan nama akun Bjorka. Dalam postingannya ia mengatakan bahwa mencakup NIK, No HP, provider, dan tanggal registrasi.

Bjorka mendeskripsikan bahwa ukuran file utuh untuk data uang bocor menyentuh 87 GB dengan format CSV. Adapun operator yang tercantum di sampel data adalah Telkomsel, Indosat, Tri, XL dan Smartfren.

Hingga saat ini belum ada titik terang apakah Bjorka ini juga lah yang melakukan pembobolan data. Yang jelas, Kominfo sendiri mengklaim bahwa, tidak semua data yang berhasil dibobol itu valid.

Dari hasil investigasi, Kominfo menyebut hanya 15-20% data yang valid. Ada juga yang 9%, tergantung operator, dan itu pun masih data sample. Kominfo pun bersama sejumlah pihak terkait mengaku sepakat untuk melakukan investigasi lebih mendalam lagi.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini