Share

Kerangka Dinosaurus Tertua di Afrika Ditemukan, Jadi Salah Satu Spesies Baru

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Senin 05 September 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 56 2660964 kerangka-dinosaurus-tertua-di-afrika-ditemukan-jadi-salah-satu-spesies-baru-P0fLG10yL5.JPG Kerangka dinosaurus tertua di Afrika ditemukan, jadi salah satu spesies baru (Foto: Virgiana Tech/Andrey Atuchin)

JAKARTA - Kerangka dinosaurus tertua di Afrika berhasil ditemukan, di mana hidup berjuta-juta tahun lalu. Salah satu spesies yang baru teridentifikasi ini, diharapkan bisa membantu menjelaskan bagaimana hewan-hewan tersebut berevolusi.

Dilansir dari IFLScience, Senin (5/9/2022), seorang ahli Paleontologi, Michael Raath, dari Departemen Geosans Virginia Tech telah menemukan dinosaurus pemakan tumbuhan yang diyakini telah berkeliaran di Afrika sekitar 230 juta tahun lalu.

BACA JUGA: Teleskop James Webb Berhasil Potret Fenomena Langka "Cincin Einstein"

Spesies dinosaurus ini, termasuk ke dalam anggota Sauropodomorpha, sub-clade dari dinosaurus Saurichia yang telah punah.

Dinosaurus ini memiliki leher dan ekor yang panjang dan kepala kecil, yang disenjatai dengan dengan gigi segitiga pemakan tumbuh-tumbuhan.

Hewan purba ini berjalan dengan dua kaki, beratnya mencapai sekitar 9 hingga 29 kilogram, dan panjangnya sekitar 2 meter.

BACA JUGA: Rusia Sebut Stasiun Luar Angkasa Internasional Barang Rongsokan

Seperti yang diterbitkan oleh jurnal Nature, spesies baru tersebut diberi nama Mbiresaurus raathi.

Namanya berasal dari Shona dan Yunani Kuno, dengan “Mbire” sebagai nama distrik di mana hewan purba ini ditemukan saat dinasti Shona yang memerintah wilayah tersebut.

Sedangkan nama “raathi” digunakan untuk menghormati ahli Paleontologi, Michael Raah, sebagai peneliti awal dan melaporkan penemuan fosil hewan purba di Zimbabwe Utara.

Dr. Christopher Griffin, salah satu ahli di bidang geosains dari Virginia Tech College of Sains, dan sekarang menjadi peneliti di Universitas Yale, percaya bahwa Mbiresaurus rathii ini kira-kira setara dengan usia dinosaurus tertua yang pernah ditemukan di dunia.

“Kami tidak pernah menyangka akan menemukan kerangka dinosaurus yang lengkap dan terpelihara dengan baik,” kata Dr. Christopher Griffin.

Sebuah kejadian langka, penemuan spesimen kuno seperti itu tertumpuk rapi dan dalam posisi kerangka hewan mati. Kemunculan Mbiresaurus raathi di wilayah Afrika tersebut sangat tidak terduga.

“Penemuan Mbiresaurus raathi mengisi celah geografis kritis dalam catatan fosil dinosaurus tertua dan menunjukkan kekuatan kerja lapangan yang didorong oleh hipotesis untuk menguji prediksi tentang masa lalu kuno,” lanjut Griffin.

Penemuan ini, memungkinkan para peneliti yang mengamati spesimen hewan purba tersebut untuk menggali lebih dalam sehingga dapat memberi pemahaman baru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini