Share

NASA Tunda Lagi Peluncuran Roket untuk Misi Artemis

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 06 September 2022 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 56 2661630 nasa-tunda-lagi-peluncuran-roket-untuk-misi-artemis-FUMbqmbzBN.jpg NASA tunda lagi peluncuran roket untuk misi Artemis (Foto: NASA/Cory Huston)

JAKARTA - NASA dilaporkan menunda lagi peluncuran perdana roket Space Launch System (atau SLS) Artemis I karena terus saja mengalami masalah teknis.

Dilansir dari The Verge, Selasa (6/9/2022), Badan Antariksa Amerika Serikat itu, diketahui gagal memperbaiki kebocoran hidrogen di roket.

Kebocoran hidrogen pertama kali diketahui setelah roket mulai diisi dengan hidrogen cair. NASA mengatakan kebocoran terjadi di sisi pasokan pemutusan cepat 8 inci saat mencoba mentransfer bahan bakar ke roket.

Tim pun melakukan tiga upaya perbaikan, tetapi kebocoran tetap saja terjadi. Akhirnya para insinyur merekomendasikan agar peluncuran ditunda terlebih dahulu dan Direktur Peluncuran Misi, Charlie Blackwell-Thompson, memutuskan untuk menundanya.

Roket SLS sendiri dimaksudkan untuk menjadi salah satu pekerja keras program Artemis NASA. Untuk misi ini, yang disebut Artemis I, roket bertugas meluncurkan kapsul awak Orion yang tidak berawak di sekitar Bulan.

Pada misi masa depan, NASA akan berusaha mengembalikan astronot ke permukaan bulan menggunakan SLS, Orion, dan peralatan tambahan. Tapi sayang roket yang seharusnya meluncur sejak 29 Agustus lalu, masih harus bersandar di pangkalan.

Dengan alasan masalah sistem pembuangan mesin yang dimaksudkan untuk membantu mesin mencapai suhu yang tepat sebelum lepas landas pada awalnya, lalu kebocoran hidrogen setelahnya.

Jika SLS tidak diluncurkan, itu artinya roket harus dikembalikan ke Gedung Perakitan Kendaraan NASA di mana sistem terminasi dapat diuji ulang. Dengan begitu, akan semakin banyak waktu yang terbuang.

Bisa jadi peluncuran baru akan dilakukan khir Oktober mendatang, itu pun kalau tidak ada masalah teknis. Kalau kembali terjadi, maka target untuk mengirim wanita dan orang kulit hitam pertama ke bulan pada 2025 sulit tercapai.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini