Share

Hiu Ternyata Punya Indera Keenam untuk Arungi Lautan

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Selasa 06 September 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 56 2662110 hiu-ternyata-punya-indera-keenam-untuk-arungi-lautan-4zh8SLlweM.jpg Hiu ternyata punya Indera keenam untuk arugni lautan (Foto: iStock)

JAKARTA - Hiu ternyata punya indera keenam yang berfungsi untuk mengarungi lautan, yakni kemampuan untuk medeteksi medan magnet Bumi demi menemukan jalan.

Dilansir dari Popsci, Selasa (6/9/2022), fakta ini berdasarkan sebuah studi di mana objek penelitiannya adalah hiu bonnethead. Diketahui, Medan magnet Bumi sendiri menutupi seluruh planet ini.

Kemampuan ini, merupakan faktor penting bagi beberapa hewan untuk bernavigasi.

Sebuah studi menunjukkan, hiu bonnethead, seperti spesies burung migran tertentu, penyu, belut, dan lainnya, menggunakan medan magnet Bumi untuk membantu mereka menemukan jalan mereka.

Bryan Keller, seorang mahasiswa PhD di bidang oseanografi di Florida State University berpendapat, hiu, pari, dan sekelompok ikan yang dikenal sebagai 'elasmobranchs' sensitif terhadap medan elektromagnetik.

Namun, para peneliti belum berhasil membuktikan apakah mereka menggunakan kemampuan sensorik itu untuk tujuan navigasi.

Tim peneliti mengamati hiu bonnethead, spesies yang relatif kecil dan telah terbukti melakukan perjalanan kembali ke lokasi tertentu, secara musiman.

Para peneliti menangkap 20 bonnethead muda di Teluk Meksiko di lepas pantai Florida dan membawanya kembali ke laboratorium, di mana mereka ditempatkan di sebuah tangki di dalam sistem kumparan magnet yang memaparkan hiu ke medan magnet yang menyerupai lokasi geografis yang berbeda.

Mereka menggunakan perangkat lunak untuk melacak respons hiu, mengamati ke arah mana di dalam tangki yang mereka coba tuju.

Alih-alih berenang secara acak atau berputar-putar di sekitar tepi tangki, seperti yang mereka lakukan dalam tes kontrol yang meniru medan magnet tempat mereka ditangkap, dalam hal ini hiu berenang dalam semacam formasi bulan sabit, bergerak ke kiri dan kemudian ke kanan dalam upaya menuju ke utara.

“Tetapi sungguh, untuk membuat klaim itu, kami perlu melakukan penelitian lebih lanjut,” kata Keller.

"Studi ini adalah langkah maju yang besar dalam pemahaman umum kita tentang kemampuan navigasi hewan-hewan ini," kata Yannis Papastamatiou, asisten profesor biologi di Florida International University yang tidak terlibat dalam penelitian.

Papastamatiou mencatat, para peneliti telah menggunakan teknik eksperimental serupa untuk menunjukkan bahwa kura-kura dapat bernavigasi menggunakan medan magnet.

Medan magnet mungkin sangat berguna bagi hewan laut karena mereka tidak memiliki banyak akses ke landmark, bintang, atau pemandu lainnya, tulis Lohmann, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Secara keseluruhan, penelitian ini menambah gagasan yang lebih besar bahwa peta magnetik sebenarnya umum terjadi pada migran laut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini